News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Data Polda Metro, Penggunaan Senjata Api Kian Marak

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polda Metro Jaya menunjukan senjata api dan air soft gun sitaan di Mapolda Metro Jaya, Minggu (15/11/2015).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasubdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, mengatakan sepanjang tahun 2015 ini, ada 500-an lebih laporan polisi yang masuk ke Polda Metro berkaitan dengan senjata api.

"‎Data yang dihimpun dari Januari 2015-Oktober 2015 ada 549 kasus laporan polisi yang berkaitan dengan senpi baik itu ancaman, penodongan, serta pencurian dengan kekerasan," ujar Herry, Minggu (15/11/2015) di Polda Metro Jakarta.

Lebih lanjut, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengamini belakangan kasus kejahatan yang pelakunya melengkapi diri dengan senpi memang kian marak.

"Beberapa bulan silam ada wartawan media online yang ditodong senpi, setelah pelaku ditangkap ternyata bukan senpi hanya replika. Lalu ada juga wartawan elektronik yang bamper mobilnya ditembak di Bogor," tutur Krishna.

Krishna menambahkan khusus untuk kejahatan pencurian dengan kekerasan, biasanya senjata api ilegal berasal dari Lampung dan Sumsel lalu dibawa ke Jakarta.

Saat beraksi di ibukota, mereka membawa serta senpi itu. Apabila terdesak dan korban melawan mereka tidak segan untuk menembak mati para korbannya agar aksi mereka berhasil.

"Kalau ada pelaku menggunakan senpi jangan dilawan, nyawa lebih mahal harganya dibanding harta. Segera laporkan ke kami pasti kami tangani," tambah Krishna.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini