News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ahok: Ibu Saya Cerita, di Tiongkok ada Pernikahan Duda dan Janda

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan kuliah umum kepada Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia di Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (15/12/2015). Gubernur DKI Jakarta menjelaskan tentang sistem pencegahan banjir berbasis Smart-Phone. TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengingat kembali cerita dari ibunya, Buniarti Ningsih.

Basuki menceritakan kembali karena merasa banyak guru yang sudah tidak memperhatikan anak muridnya.

Pria yang akrab disapa Ahok bercerita, di Tiongkok ada seorang duda dan janda menikah.

Masing-masing dari mereka punya seorang anak. Tapi, si ibu tiri memberikan asupan yang berbeda kepada anaknya.

"Ibu saya cerita, di Tiongkok ada pernikahan seorang duda dan janda. Setelah menikah, anak duda diberlakukan berbeda oleh si janda. Ibu baru ini ngasih makan yang berbeda ke anak tirinya dibandingkan anak kandungnya," cerita Ahok saat memberi sambutan dalam penghargaan kantin sekolah sehat di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).

Saat si anak tiri masuk kelas di sekolahnya, cerita Ahok, guru yang mengajarnya melihat sesuatu yang berbeda pada kondisi si anak.

Muka si anak menguning. Si guru curiga, lalu bertanya kepada si anak.

"Bagaimana ibumu yang baru? tanya si guru. Wah ibu saya yang baru baik banget. Kenapa? Ibu saya yang baru memperbolehkan makan semuanya termasuk gorengan," kata cerita Ahok.

Lalu, kata Ahok, si gurunya merawat si anak yang ternyata menderita penyakit kuning.

Menurut Ahok, guru-guru yang ada di Jakarta, harus sama perhatiannya seperti guru yang ada di Tiongkok.

"Cerita ini, menggambarkan bagaimana seorang guru harus mengenal anak muridnya," katanya.

Dirinya berharap, di sekolah-sekolah di Jakarta, dari guru hingga Kepala Sekolah. Bahkan kantin-kantin yang ada di sekolah juga harus diawasi oleh pihak sekolah.

Kalau ditemukan bahan-bahan yang mengandung kimia, ujar Ahok, pedagang di sekolah itu harus diusir.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini