News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilgub DKI Jakarta

Ridwan Kamil Tengah Istikharah Pertimbangkan Tawaran Partai Gerindra

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ridwan Kamil.

TRIBUNNEWS.COM - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sepertinya memang masih bingung dalam menentukan pilihannya soal maju atau tidak menjadi kandidat cagub DKI dari Partai Gerindra.

Kebingungannya tampak ketika dia hadir dalam acara hari jadi Gerindra ke-8 di DPC Gerindra Kota Bandung, Jalan Kliningan, Sabtu (6/2/2016).

Dalam acara tersebut, salah seorang kader Partai Gerindra bertanya soal rencana Ridwan Kamil melaju di Pilkada DKI Jakarta.

"Menjawab pertanyaan tadi, saya saat ini sedang istikharah," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil sepertinya harus cepat menentukan pilihan. Ketua Tim Penjaringan Cagub DKI Partai Gerindra, Syarif menyebut partainya tak memiliki banyak waktu untuk menunggu jawaban para kandidat.

Dari delapan kandidat calon gubernur DKI dari Partai Gerindra, tiga orang di antaranya belum menyatakan bersedia untuk menjadi kandidat cagub.

Mereka adalah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

"Dua calon, Pak Sjafrie bilang mau meneruskan S3. Kemudian Saefullah beralasan karena PNS, jadi enggak bisa maju," kata Syarif, di Kantor DPC Partai Gerindra Jakarta Utara, Jalan Tenggiri, Sabtu (6/2/2016).

Kandidat ketiga yang disebut Syarif adalah Ridwan Kamil. Syarif mengatakan, sampai saat ini, Ridwan Kamil belum tegas mengatakan akan maju atau tidak menjadi kandidat cagub DKI dari Partai Gerindra.

Syarif memberikan ultimatum kepada Ridwan Kamil untuk segera menentukan pilihan sampai batas waktu 20 April.

"Ridwan Kamil harus segera deklarasi sebelum 20 April. Kenapa? Karena partai ini kan ada mekanismenya. Semoga sebelum 20 April dia akan menjawab pertanyaan Gerindra, apakah mau atau tidak," ujar Syarif.

Syarif mengatakan, Partai Gerindra tidak bisa berlama-lama menunggu Ridwan Kamil. Mekanisme penjaringan harus tetap dilaksanakan jika Ridwan Kamil menyatakan siap maju sebagai kandidat cagub.

Jessi Carina/Kompas.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini