News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polemik Kalijodo

Tak Ada Ganti Rugi Buat Penghuni Kalijodo

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kawasan Kalijodo, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (9/2/2016) yang rencananya akan ditertibkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan tidak akan memberi uang kerahiman atau ganti rugi kepada warga Kalijodo yang terkena dampak penertiban kawasan prostitusi dan hiburan malam itu.

Menurut Ahok, pemberian uang hanya akan membuat warga semakin manja.

"Kami penertiban, enggak mau kasih uang. Kalau kasih uang kerahiman gitu, itu yang membuat orang tambah manja," kata Ahok di Balai Kota, Sabtu (13/2/2016).

Ahok mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya akan memberi unit rumah susun kepada warga.

Namun unit rusun itu hanya berlaku bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta.

Dijelaskan Ahok, ia serius untuk menggusur kawasan Kalijodo yang terletak di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, tersebut.

Ia menyebut dirinya akan melanggar sumpah jabatan jika tidak menertibkan kawasan Kalijodo.

Sebab, kawasan Kalijodo awalnya merupakan ruang terbuka hijau. Namun, kemudian disalahgunakan menjadi lokasi prostitusi dan perjudian.

"Saya dipilih menjadi Gubernur DKI untuk merapikan Jakarta. Kalau saya tidak merapikan Jakarta, termasuk Kalijodo, itu tidak sesuai sama sumpah jabatan saya," katanya.

Dengan demikian, ia tidak peduli apakah penertiban itu akan memengaruhi suaranya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang.

"Enggak ada urusan buat saya. Saya tidak takut (tidak terpilih dalam Pilkada 2017) jika hanya gara-gara (Kalijodo) orang-orang enggak pilih," kata Basuki.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini