News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

16 Radioterapi Segera Dipasang di RSUD Pasar Minggu

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RSUD PS MINGGU - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembangunan RSUD Pasar Minggu di Jakarta Selatan, Rabu (2/4). RSUD akan berdiri ditanah seluas 2,5 hektar, rencananya akan di bangun dengan konsep green building dan dioperasikan bagi perserta Kartu Jakarta Sehat. (Warta Kota/adhy kelana/kla)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mencatat Indonesia masih kekurangan radioterapi atau alat yang memanfaatkan sinar sebagai energi intensif pembunuh sel kanker.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera memasang 16 radioterapi di rumah sakit di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan, Indonesia masih kekurangan radioterapi.

"Tahun ini, akan segera dipasang 16 radioterapi," ujar Basuki yang akrab disapa Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2016) malam.

WHO mencatat, seharusnya ada 800 unit radioterapi di seluruh Indonesia. Tapi, baru ada berkisar 40 unit radioterapi.

"Menurut data WHO (World Health Organization), seharusnya ada 800-an unit (radioterapi). Tapi di seluruh Indonesia cuma ada 40-an unit (radioterapi)," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Ahok menjelaskan, 16 radioterapi akan disediakan di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu.

"Kami akan bantu rumah sakit pusat yang membutuhkan alat itu, akan kami belikan," imbuh dia.

Saat ini, di Jakarta, kata Ahok, radioterapi baru tersedia di Rumah Sakit Kanker Dharmais.

Minimnya radioterapi membuat pasian harus mengantre. Terapi dengan menggunakan radioterapi ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Yang masalah itu ngantrenya lama. Kemudian teknologi radioterapi yang dibeli ini lebih cepat (membunuh sel kanker) nantinya," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini