News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Soal Makam Fiktif, Ketua DPR Ingatkan Ahok Harus Hati-hati

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR Ade Komarudin angkat bicara mengenai pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Basuki atau Ahok mengatakan adanya makam fiktif di Jakarta.

"Saya enggak tahulah. Ahok hebat juga dong kalau gitu datanya. Memangnya sudah diteliti?" ujar pria yang akrab dipanggil Akom itu di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Ia menduga Ahok mendapat laporan dari anak buahnya.

Namun, ia mengingatkan Ahok agar laporan tersebut kembali diteliti. Sebab, persoalan makam merupakan hal yang sensitif.

"Hati-hati di Indonesia itu leluhur dihormati, pasti yang meninggal disitu leluhurnya, anaknya, ada, orang tuanya ada. Kalau soal makam hati-hati data jangan sampai keliru," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menemukan banyak makam fiktif di Jakarta.

"Itu yang belum selesai. Karena kita temukan banyak sekali makam-makan yang fiktif. Jadi ada batu nisan segala macam‎ itu belum pasti itu ada isinya," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2016).

Ahok menyatakan kebanyakan makam fiktif terjadi di barisan depan setiap pemakaman.

Bila ada orang yang ingin memakamkan di depan, tinggal melakukan lobi-lobi dengan petugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.

"Jadi ada batu nisan belum pasti itu ada isinya, makanya kalau ada yang nyogok, ditaruh di depan. Makanya kita sekarang mau petakan, kita udah ada sistemnya, nanti keliatan, siapa yang minta," kata Ahok.

Ahok tidak menjelaskan di makam mana yang disebutnya fiktif.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini