News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilgub DKI Jakarta

Ahok Senang Ada Gerakan Penolakan dari Forum RT/RW

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pembagian baju kaos bertuliskan 'Tumbangkan Ahok' berubah ricuh di Jakarta Utara, Minggu (18/9/2016).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Gerakan untuk menolak petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta bermunculan, satu di antaranya melalui gerakan Forum RT/RW DKI Jakarta.

Ahok malah senang dengan adanya gerakan untuk tidak memilihnya pada pesta demokrasi Jakarta Februari 2017 mendatang. Sebab, gerakan itu menunjukan bahwa Ahok tidak memanfaatkan RT/RW untuk memilihnya kembali.

"Saya sangat senang. Ini membuktikan, bahwa saya tidak memanfaatkan RT/RW untuk jadi gubernur," ujar Ahok di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2016).

Ahok mengatakan, penolakan dari RT/RW merupakan sejarah baru pada Pilkada. Pasalnya, belum pernah ada perangkat pemerintah yang menentang pemerintahnya.

"Saya senang, makanya saya berani usir-usirin, berhenti saja Anda," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Forum RT/RW menggelar rapat akbar dengan agenda "Memilih Pemimpin Santun dan Pro Rakyat", di Jakarta Utara, Minggu (18/9/2016). Masa terdiri dari beberapa organisasi masyarakat, yakni Aliansi Masyarakat Jakarta Utara, Forum RT/RW, dan Front Pembela Islam (FPI).

Agenda itu terang-terangan menolak Ahok. Tokoh Nasional yang hadir Amien Rais mengimbau untuk tak memilih Ahok, yang dinilainya arogan dan tak tak berkepentingan pada masyarakat.

Bahkan, Amien menyamakan Ahok dengan sosok Dajjal, yakni makhluk akhir zaman yang disebutkan dalam agama, "Dalam sejarah tidak ada orang sombong menang. Jadi kita sama-sama lawan dajjal ini, karena dia pro pemodal asing dan aseng," ucap Amien kemarin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini