News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

APBD DKI Tahun 2016 Turun Rp 4,25 Triliun, Ini Penjelasan AhoK

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat ajukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 ke DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (6/10/2016). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI Jakarta 2016 turun Rp 4,25 triliun dari nilai APBD 2016 Rp 67,16 triliun menjadi Rp 62,91 triliun.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjelaskan, turunnya nilai anggaran karena ada penghitungan kembali sisa lebih penggunaan anggaran.

Awalnya, Silpa 2015 mencapai Rp 7,9 triliun. Setelah ada penghitungan kembali, ternyata Silpa menjadi sebesar Rp 4,93 triliun.

"Pengurangan karena Silpa diperkirakan Rp 8 triliun, tapi ternyata setelah dihitung ulang hanya Rp 3-4 triliun," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016).

Ahok memastikan, penurunan anggaran tidak akan memengaruhi program pembangunan ibu kota.

Hanya saja, ada pengurangan pembelian lahan.

"Enggak (pengaruh program pembangunan). Kita cuma kurangin beli tanah saja. Termasuk kebetulan banyak kontraktor yang menang lelang perumahan itu banyak yang enggak bener, kita batalin saja," ucap Ahok.

Selain Silpa, ucap Ahok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memutuskan untuk mengurangi reklame.

Praktis, penerimaan retribusi daerah berkurang. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini