News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Demo di Jakarta

Foto Ahok Beredar di Suriah, Polisi Tingkatkan Kewaspadaan

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menghadiri acara Launching Penggalangan Dana Ahok-Djarot Kampanye Rakyat: Berpartisipasi dalam Pesta Demokrasi di Rumah Lembang, Jakarta, Selasa (1/11/2016). Acara gerakan penggalangan dana tersebut merupakan wujud kampanye terbuka untuk mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama berpartisipasi dalam kampanye secara aktif dan sukarela. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran Polda Metro Jaya meningkatkan kewaspadaan setelah beredarnya foto kelompok Jaisy Al Fath di Suriah yang bertuliskan 'Tangkap Ahok atau Peti Mati Ahok'.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, mengatakan aparat kepolisian sudah melakukan monitor penyebaran foto-foto itu di media sosial.

"Kami juga monitor itu terkait media sosial," ujar Awi, kepada wartawan ditemui di Silang Monas, Jakarta, Rabu (2/11/2016).

Baca: SBY: Kalau Negara Kita Tidak Mau Terbakar Amarah Maka Pak Ahok Harus Diproses Hukum

Baca: Foto Ahok Beredar di Suriah, Ini Tanggapan Tim Sukses

Baca: Demo 4 November, Fahri Minta Jokowi Tak Gugup, Fadli Zon Imbau Jangan Kabur

Berdasarkan informasi intelijen yang diterima aparat kepolisian, kata dia, foto itu ada di Suriah.

Pihak intelijen juga sudah memberikan laporan kepada aparat kepolisian.

Ini membuat petugas keamanan supaya waspada.

"Iya. Kami monitor, tetapi kan tempat kejadian perkara (TKP) di Suriah. Itu laporan intelijen berarti kami lebih waspada," tambahnya.

Tanggapan Tim Sukses

"Kalau ternyata ada penyusup dari kelompok radikal seperti ISIS, sikat habis," demikian dikemukakan Dewan Pengarah Tim Ahok-Djarot, Dadang Rusdiana ketika dikonfirmasi, Rabu (2/10/2016).

Dadang menanggapi informasi beredarnya foto kelompok Jaisy Al Fath di Suriah yang bertuliskan 'Tangkap Ahok atau Peti Mati Ahok'.

Menurut Dadang Rusdiana, informasi tersebut harus diwaspadai.

"Kelompok radikal tentunya senang dengan isu panas yang terjadi di Indonesia dan pasti akan menjadi penumpang gelap dalam mobilisasi massa bernuansa isu SARA," kata Anggota Komisi X DPR itu.

Dadang menegaskan aparat harus mewaspadai adanya penumpang gelap dalam demonstrasi 4 November 2016.

"Tidak ada kompromi bagi pengganggu NKRI," kata Ketua DPP Hanura itu. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini