News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilgub DKI Jakarta

Tim Ahok-Djarot Laporkan Penolakan Kampanye ke Bawaslu dan Polisi

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaj Purnama (Ahok) blusukan di Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (2/11/2016). Ahok blusukan menyapa warga dalam rangka kampanye untuk Pilkada DKI 2017. TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jerry Sambuaga,  juru bicara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) -Djarot Saiful Hidayat,  mengatakan penolakan kampanye terhadap pasangan calon terkesan sistematis dan diorganisir.

Warga yang melakukan penolakan bukan merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi kampanye.

"Contohnya di Rawa Belong (Jakarta Barat). Banyak warga bukan asli situ yang datang memprovokasi kemudian mengganggu dan akhirnya menimbulkan korban sampai ke rumah sakit," ujar Jerry dalam diskui di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (12/11/2016).

Baca: Tim Ahok-Djarot Duga Penolakan Terhadap Ahok Terorganisir

Penolakan, menurut Jerry, datang dari warga di luar tempat kampanye yang berniat untuk sengaja melalakuan provokasi dan tindakan anarkis.

Kata Jerry, setelah ditelusuri warga sekitar lokasi kampanye justru tidak mengetahui siapa yang melakukan penolakan tersebut.

Namun Jerry senidiri mengaku belum tahu sipa yang mengorganisir penolakan tersebut.

"Bukan warga setempat yang niat datang ke tempat tersebut untuk melakuan aksi anarkis dan provokatif. Saya pikir ini tidak dibenarkan. Saya rasa ini harus dicegah‎," paparnya.

Menurut Jerry, penghalangan  telah merugikan pasangan calon nomor urut dua tersebut untuk pemenangan pilkada.

Oleh karena itu pihaknya telah melaporkan adanya penghalangan tersebut ke pihak yang berwajib.

‎"Ini sudah dilaporkan ke Bawaslu dan kepolisian. Ini sudah diporses," pungkasnya.

Sebelumnya pasangan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat mendapat penolakan warga saat melakukan kampanye.

Terakhir penolakan terjadi saat ahok berkampanye di Kedoya Utara, Jakarta Barat, Kamis lalu. Penolakan tersebut bukan untuk pertama kalinya.

Pada pekan pertama kampanye, penolakan warga bahkan menyebabkan Ahok dievakuasi menggunakan Angkot di wilayah Rawa Belong, Jakarta Barat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini