News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polres Jakarta Utara Tangkap Pelaku Teror Bom Kantor Stasiun DAAI TV

Editor: Toni Bramantoro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol M Awal Chairuddin (kiri) didampingi Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Yuldi Yusman (kanan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Utara menangkap seorang pemuda asal Langkat, Sumatera Utara yang melakukan teror bom dengan mengancam akan meledakkan kantor stasiun televisi swasta DAAI TV pada Senin (2/1) lalu.

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol M Awal Chairuddin mengatakan, penangkapan terhadap pelaku atas nama WHD (23) berdasarkan laporan dari stasiun televisi tersebut.

“Pelaku diduga melakukan teror bom dan mengancam akan meledakkan kantor. Isi ancaman sebagai berikut: I Love ISIS, kami telah beri kejutan di 5 titik di Gedung DAAI TV. Hitungan 10 menit dimulai dari sekarang, bom akan meledak,” ungkap Kombes Pol M Awal Chairuddin didampingi Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Yuldi Yusman di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/1/2017).

Kombes Pol M Awal Chairuddin menambahkan, ancaman pesan dituliskan melalui akun media sosial Facebook dari stasiun televisi tersebut sehingga membuat kepanikan. Setelah menerima laporan pada Senin (2/1) sekitar Pukul 12.53 WIB, polisi mensterilkan Kantor DAAI TV di Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

“Anggota kami bersama Jihandak Polda Metro Jaya melakukan penyisiran di lokasi yang dimaksud namun steril atau aman,” kata Kombes Pol M Awal Chairuddin.

Selanjutnya, polisi menelusuri keberadaan pelaku. Dari IP Adress dan penelusuran Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya bersama Reskrim Polsek Metro Penjaringan, kepolisian kemudian menangkap pelaku di wilayah Langkat di Sumatera Utara dihari yang sama pada Pukul 20.00 WIB.

“Pelaku ini sempat melakukan tindakan pengancaman bom pada stasiun televisi lainnya yakni Trans 7 pada 2015 lalu, dan setelah diperiksa intensif yang bersangkutan kemudian kita amankan di Polres Jakarta Utara untuk mempertanggung-jawabkan perbutannya,” papar Kombes Pol M Awal Chairuddin.

Atas tindakannya, pelaku dijerat dengan Pasal 27 Ayat 4 Junto Pasal 29 Peraturan Presiden RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2018 Informasi Transaksi Elektronik (ITE) Junto Pasal 336 KUHP tentang Pengancaman dengan hukuman maksimal 12 tahun dan denda Rp 2 Miliar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini