News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilgub DKI Jakarta

Taufik Desak Ahok-Djarot Cuti Agar Tidak Kampanye Terselubung

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasangan Cagub Cawagub DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (kanan) dan Djarot Saiful Hidayat (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan terkait hasil hitung cepat Pilkada DKI Jakarta di Kediaman Megawati Soekarnoputri, Kebagusan, Jakarta, Rabu (15/2/2017). Megawati Soekarnoputri menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya untuk warga Jakarta yang telah memilih Pasangan Ahok-Djarot dan meminta para pendukung untuk tetap solid bila pilkada dilanjutkan ke putaran kedua. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil ketua tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Mohammad Taufik mendesak agar pasangan Cagub-Cawagub petahana untuk cuti menjelang Pilkada DKI putaran dua.

Itu dilakukan agar pasangan petahana tidak melakukan kampanye terselubung dengan memanfaatkan jabatannya.

"Apapun bentuk kampanye harusnya petahana harus cuti. Kalau tidak, ada kampanye memanfaatkan jabatan," kata Taufik di Posko pemenangan Anies-Sandi jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2017).

Taufik yang juga merupakan wakil ketua DPRD Jakarta tersebut mencontohkan akibat dari pasangan petahana yang tidak mengambil cuti menjelang Pilkada DKI putaran dua.

Taufik mencontohkan dugaan kampanye terselubung yang dilakukan Djarot saat sidak Kantor kelurahan Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur, pada Senin kemarin.

Sebagai wagub Djarot sidak kemudian selfie bersama warga sambil mengacungkan dua jari tanda nomor pemilihannya di Pilkada DKI.

"Cuti itu untuk mengantisipasi hal-hal kejadian seperi kemarin. Saya menyesalkan tindakan Cawagub kemarin‎," kata Taufik.

Taufik ‎mengaku dengan kejadian dugaan kampanye terselubung Djarot, pihaknya akan melaporkan kepada Bawaslu DKI.

Apa yang dilakukan Djarot diduga merupakan pelanggaran yang harus diberikan sanksi.

"Kami akan segera melaporkan kepada Bawaslu. Saya imbau kepada pak Djarot agar taat aturan, saya kira pak Djarot taat aturan," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini