Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya akan melanjutkan proyek pembangunan Stadion Jakarta Bersih Manusiawi dan Berwibawa (BMW), di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang sempat terhenti.
Menurutnya, stadion ini nantinya tidak hanya dijadikan markas Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), tapi juga kandang klub Persija.
"Mau (dilanjutkan kembali pembangunannya). Jadi itu mau dijadikan markas PSSI selain Persija nanti,” kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017).
Ahok menjelaskan, untuk mematangkan kelanjutan proyek pembangunan stadion termegah di Jakarta setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan ini, sudah mengaku sudah meminta Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, agar mengurus masalah-masalah yang sebelumnya menjadi penghambat.
"Tanya sama Sekda, saya sudah minta Sekda yang urus," kata Ahok.
Dirinya mengakui masih ada masalah yang menghambat, antara lain adanya sengketa dengan PT Buana Permata Hijau.
Selain itu juga Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang salah satu pasalnya menyebutkan, pembangunan infrastruktur melalui APBD tak boleh menggunakan skema pembiayaan tahun jamak atau multiyears.
Namun, menurut Ahok, hal itu sudah tidak lagi menjadi masalah. Terutama terkait sengketa lahan.
"Kan sudah menang beberapa bagian," kata Ahok.
Lantaran pembangunan berhenti, area Stadion BMW pun kini menjadi tempat pembuangan sampah. Namun, kata Ahok, masalah ini mudah diatasi. Apalagi, rencananya, di sekitar lokasi itu akan dibangun pula sarana pengolahan sampah Intermediate Treatment Facilities (ITF).
"Nanti gampang ngatasinya. Kan mau ITF juga di situ. Yang pengelohan mesin sampahnya juga di situ," kata Ahok.