News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Seorang Dukun Cabuli Pasien di Depan Istrinya Sendiri

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang dukun bernama M Ramly (60) mencabuli perempuan berkebutuhan khusus berinisial K hingga hamil. Akibat kejadian ini, M Ramly diarak oleh warga sekitar ke Polres Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017).

Warga Jalan Andara I, Samah (48) menemani K, mendatangi Polres Jakarta Selatan untuk menemani anaknya tersebut, yang dicabuli oleh M Ramly hingga hamil.

Anaknya yang lahir dengan kebutuhan khusus itu dilecehkan di rumah kontrakan pelaku Ramly di Jalan Andara I, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Samah bercerita, M Ramly meminta K untuk masuk ke dalam kontrakannya. Dia mengaku dapat mengobati masalah yang diderita K.

"Dia (Ramly) bilang ke orang-orang, termasuk pemilik rumah tempat anak saya bekerja, dia biasa mengobati orang," ujar Samah di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2017).

K menuruti Ramly tanpa curiga dengan masuk ke kontrakannya. Kemudian, Ramly membacakan doa, seperti mantra, sambil melakukan ritual lainnya yang seolah tengah menyembuhkan kondisi anaknya itu.

Setelah itu, Ramly melucuti pakaian K dibantu istrinya. Ramly menyetubuhi K di hadapan istrinya sendiri. Ramly kepada korban mengatakan, persetubuhan itu merupakan proses penyembuhan.

Lima bulan berselang, Samah mengaku kaget, perut anaknya membesar. Setelah dipaksa untuk bercerita, K lantas menceritakan semuanya.

"Pas diperiksa melalui USG (Ultrasonography, red), sudah hamil lima bulan," ujar Samah.

Samah dan keluarga K tak terima. Mereka mendatangi Ramly menanyakan perihal kehamilan K. Tapi, Ramly tak mengaku. Setelah diamuk keluarga K dan warga secara beramai-ramai, Ramly akhirnya mengakui perbuatan bejatnya itu.

"Baru Selasa, 7 Maret kemarin dukun cabul itu kami arak ke Polres Jakarta Selatan untuk diadili," ujar Samah.

Ternyata, Ramly tak sekali dua kali berupaya menyetubuhi pasiennya. Tetangga K, Wati, juga hampir menjadi korban kelakuan bejat pelaku. Wati pernah diobati pelaku dan sudah digerayangi tubuhnya. Curiga dengan pengobatan Ramly, Wati memilih pergi.

"Dia mengaku-ngaku sebagai haji, tapi kelakuannya menjijikkan dan tak pernah ada untuk beribadah di masjid atau musala. Saya yakin, korbannya bukan cuma satu orang, makanya orang seperti dia itu tak layak dibiarkan berkeliaran," ujar Wati.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto menyatakan, polisi tengah menyelidiki kasus tersebut. Korban pun saat ini tengah diperiksa polisi, begitu juga dengan pelaku

"Saat ini kasusnya masih kami dalami dahulu. Sedang ditangani Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak)," ujar Budi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini