News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tim Sinkronisasi Mengkaji Reklamasi Teluk Jakarta Agar Teta‎p Bermanfaat

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua tim Sinkronisasi Sudirman Said

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim sinkronisasi yang dibentuk gubernur dan wakil gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno bekerja untuk menterjemahkah 23 janji yang diutarakan dalam kampanye Pilkada DKI ke dalam bentuk program.

Satu dari 23 janji kampanye tersebut yakni Menolak Reklamasi.

Lantas bagaimana Tim sinkronisasi menterjemahkan janji kampanye tersebut?

Saat jumpa di rumah Partisipasi Anies-Sandi di Jalan borobudur nomor dua, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, (15/5/2017), ketua tim Sinkronisasi, Sudirman Said mengatakan dalam menterjemahkan janji kampanye tersebut, pihaknya akan mengkaji pulau buatan itu agar tetap bermanfaat bagi masyarakat.

‎" Tugas kami kan mengkaji bagaimana yang sudah terjadi di lapangan itu tetap bermanfaat bagi masyarakat, bagi lingkungan dan juga tidak mengganggu lingkungan hidup‎. Syukur-syukur bisa menjadi sarana-sarana yang betul-betul dinikmati masyarakat. Itu nanti tugas kita," ujar Sudirman.

Mantan menteri ESDM tersebut belum bisa menjelaskan rinci, langkah langkah yang akan dilakukan agar pulau buatan yang dirundung kontroversi tersebut bermanfaat bagi masyarakat.

Termasuk bagaimana menyelesaikan perbedaan pandangan dengan pemerintah pusat yang berkeras melanjutkan reklamasi pulau itu. Pasalnya tim sinkronisasi yang baru dibentuk baru memulai kerja.

Namun demikian, Sudirman mengatakan menyikapi perbedaan pandangan tersebut, pihaknya akan ‎menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat.

‎"Pasti lah koordinasi. Akan menata, akan membicarakan kewenangan masing-masing," katanya.

Sudirman yakin Pemprov DKI dibawah kepemimpinan Anies-Sandi dapat berkomunikasi dengan pemerintah pusat ‎membahas pulau reklamasi. Apalagi Anies menurutnya pernah duduk di bangku kabinet membantu presiden mengurusi pendidikan.

‎"Pak Anies kan mantan menteri di kabinet. Jadi pasti punya peluang lebih leluasa berdialog dengan pemerintah pusat," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini