News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pelapor Qlue Berkurang, Djarot: Bagus Kan?

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat melakukan transaksi pembayaran scan to pay via JakOne Mobile didampingi Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi usai peluncuran JakOne Mobile Bank DKI di Balaikota, Jakarta (29/8/2017). JakOne Mobile merupakan aplikasi layanan keuangan yang terdiri dari mobile banking dan mobile wallet untuk melakukan transaksi pada merchant yang telah bekerjasama dengan Bank DKI. TRIBUNNEWS/HO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semakin berkurangnya warga yang melapor keluhan terkait kondisi wilayah dan fasilitas di ibukota pada aplikasi Qlue, membuat Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat senang.

Ia menilai hal tersebut merupakan suatu kemajuan.

"Berarti (pertanda) bagus kan, artinya semakin kesini semakin bagus," ujar Djarot saat ditemui di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (31/8/2017).

Menurutnya, biasanya warga akan melakukan pelaporan menggunakan aplikasi tersebut agar bisa ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi DKI.

"Yang nggak bagus, dilaporin ke Qlue, itu satu ya," jelas Djarot.

Baca: Istana: Masa Presiden Jokowi Ngurusin Jonru?

Kendati demikian, mantan Wali Kota Blitar itu pun menyebutkan bahwa ada kemungkinan juga warga enggan melapor karena malas.

Namun ia berharap agar warga tidak malas dalam melapor ketidakberesan sistem dan fasilitas yang terjadi di sekitar mereka.

"Yang kedua, orang apa malas melaporin?, saya berharap (penyebabnya) yang pertama ya," kata Djarot.

Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Jakarta Smart City Setiaji menyebut warga yang melaporkan kondisi wilayah di ibukota menggunakan aplikasi Qluen mengalami penurunan jumlah.

Jika dibandingkan dengan masa kepemimpinan Gubernur sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), penurunan jumlah tersebut diperkirakan mencapai hingga 50 persen.

"(Persentasenya) menurun dari sisi jumlah yang lapor, penurunan sekitar setengahnya," kata Setiaji, Selasa lalu, 29 Agustus 2017.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini