News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Didatangi 2 Pria Misterius, Debt Collector Ini Ditembak Mati di Kontrakannya

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penembakan

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Seorang debt collector di Kota Bekasi ditembak oleh pria misterius pada Minggu (24/12) pukul 03.45. Korban, Daniel Ufi (24) warga Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kanan.

Kepala Sub-Bagian Humas Polrestro Bekasi Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, penembakan itu terjadi di rumah kontrakan korban di Jalan Bumur 1 RT 01/01, Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Saat itu, ujarnya, Daniel Ufi bersama dua rekannya, Marthen (30) dan Abdul Karim (21) baru saja tiba di rumah kontrakan mereka.

Secara bersamaan, datang dua pria menggunakan sepeda motor matik Yamaha Mio warna hitam berhenti di dekat rumah kontrakan itu. Salah satu pelaku penembakan yang dibonceng turun dari sepeda motor.

Melihat ada orang datang, Daniel keluar untuk mengeceknya. Pelaku yang merasa diawasi korban, menghampiri Daniel untuk menanyakan maksudnya. "Kenapa lu lihat-lihat?," kata Erna menirukan ucapan salah satu pelaku pada Minggu (24/12).

Dengan nada datar, kata Erna, korban menjawab pertanyaan pelaku bahwa dia tidak memiliki masalah dengan pria tersebut. "Nggak ada masalah apa-apa," ujar Erna.

Baca: Ciri-Ciri Penembak Debt Collector di Bekasi: Berkulit Terang, Rambut Cepak dan Perut Gendut

Baca: Diputuskan di Malam Natal, Gerindra Bersama PKS dan PAN Sepakat Koalisi di Lima Provinsi

Masih menurut Erna Ruswing Andari, ucapan korban itu diduga membuat rekan pelaku yang bersiaga di atas motor jengkel. Tersangka lalu menghampiri Daniel sambil melepas tembakan ke udara sebanyak satu kali.

Sesaat kemduian dalam jarak hanya sekitar dua meter ke arah tersanngka, pelaku melepaskan tembakan lagi ke arah korban hingga proyektil peluru mendarat di dada kanannya.

Melihat Daniel terjatuh, keduanya bergegas melarikan diri dengan sepeda motor mereka. Sementara rekan korban langsung melarikannya ke RS Mitra Keluarga Bekasi untuk mendapatkan perawatan.

Hingga Minggu (24/12) siang, korban masih dirawat intensif di rumah sakit itu.  Karena korbam harus menjalani operasi pengangkatan proyektil korban diperkirakan akan dirujuk ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini