Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DKI Jakarta punya 270 program. Tapi, dari 20 program itu terjemahannya menjadi 6.287 kegiatan.
"Mungkin lebih banyak pimpro-nya daripada belanja untuk kuasa pengguna anggarannya dibandingkan mereka yang betul-betul melayani," ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani di Balai Kota, Rabu (27/12/2017).
Sri Mulyani menyampaikan hal itu saat memberi arahan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk merumuskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta harus memfokuskan program dan turunan kegiatannya agar lebih efisien dan akuntabel.
Kegiatan yang jumlahnya ribuan, lanjut dia, sangat berisiko dalam segi efisiensi dan akuntabilitas serta cenderung tidak fokus.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta disarankan merasionalisasi kembali program-programnya agar lebih fokus, efisien, dan akuntabel.(*)
Baca tanpa iklan