News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penyebab Sulitnya Teluk Jakarta Bersih dari Sampah

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wisatawan melakukan aktivitas di Pulau Perak di Kawasan Kepulauan Seribu, Jakarta. Kawasan Kepulauan Seribu menjadi salah satu destinasi warga Ibukota dalam mengisi waktu libur. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sulitnya kapal bermanuver ke tengah laut dan sampah yang berada di tengah laut, diakui Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Yusen Hardiman sebagai salah satu faktor sulitnya mengakut sampah dari kawasan Teluk Jakarta.

"Kalau sampah ada di tengah laut enggak bisa kita manuver gitu karena kapalnya besar, sama sampah yang ada di dasar laut yang menempel di batu karang itu sulit," ujar Yusen saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/3/2018).

Baca: Sandi Berharap Kepulauan Seribu Bersih dari Sampah

Yusen mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu saat ini memiliki kapal pengangkut sampah sebanyak 13 unit.

"Itu bisa ngankut hampir puluhan ton, semua kapal ada di Muara Angke, sampah setelah diangkut dibuang di Bantar Gebang," ujar Yusen.

Sebanyak hampir 8-20 ton sampah setiap hari memenuhi kawasan Teluk Jakarta, yang sebagian merupakan sampah kiriman.

"Hampir 60 persen sampah kiriman dari warga dan kawasan tetangga Jakarta," ujar Yusen.

Oleh karenanya, Yusen mengimbau agar perilaku warga yang masih membuang sampah sembarang terutama ke sungai untuk dihentikan.

"Percuma teknolginya canggih tapi perilaku membuang sampah masyarakat tidak berubah," ucap Yusen.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini