News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Isu Telur Palsu Meresahkan, Kata Sandiaga Perlu Ditindak Lanjuti Secara Masif

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Maraknya isu telur palsu di media sosial yang membuat resah masyarakat jadi perhatian Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Sandi melihat isu tersebut sebagai suatu yang perlu ditindak lanjuti secara masif.

"Karena kalau lihat telur palsu itu ongkos untuk membuatnya, sama ongkos yang sekarang itu keuntungan ekonomisnya, jadi kita lihat apakah ini fenomena yang harus dilakukan tindak yang secara masif," ujar Sandi, di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (19/3/2018).

Sandi menilai jika masyarakat tidak perlu khawatir dan harus mampu berfikir logis terkait isu telur palsu tersebut.

"Saya mohon bantuan dari teman-teman untuk bisa memilah mana yang mencari sensasi, mana yang betul-betul ada kekhawatiran," ujar Sandi.

Baca: Perdamaian Dibatalkan, Tessa Kaunang Punya Bukti kalau Sandy Tumiwa Tak Pantas Dapat Hak Asuh Anak

Disebut-sebut Telur Palsu yang Beredar, Pengunggah Video Temukan 4 Kejanggalan Ini pada Telur (capture video)

Dalam kesempatan yang berbeda, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen Perternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Syamsul Maarif menyebut, kemungkinan telur yang disebut palsu itu merupakan telur biasa yang sudah lama.

Syamsul mengatakan, telur yang kelamaan disimpan akan berpengaruh pada kualitas, tetapi tidak berbahaya dikonsumsi selama tidak rusak.

"Makannya kita jangan simpan telur lama-lama lebih dari empat minggu, nanti polisi akan lihat fenomena apa yang berkembang di masyaramat," ujar Syamsul, Sabtu (17/3/2018).

"Kalau curiga telur palsu, bisa berhubungan langsung ke kami, informasi yang disebar luaskan itu kami uji lab, bahwa telur itu engga palsu, mungkin cuma sudah lama, ujar Syamsu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini