TRIBUNNEWS.COM -- Jagad maya dihebohkan dengan cuitan 'ganjil' Presiden Jokowi.
Bagaimana tidak, orang nomor satu di Indonesia itu mencuit perihal JKT 48.
Bahasa yang digunakanpun tidak bersifat formal.
Hal tersebut tentunya langsung buat netizen heboh.
Tak berselang lama cuitan itu dihapus.
Pihak istana angkat bicara, dan menjelaskan salah satu admin dibebastugaskan karena hal tersebut.
Namun siapa sangka salah satu personel JKT 48 mengajukan sebuah permohonan.
Apakah itu? Mari Kita simak kisah selengkapnya!
Baca tanpa iklan