TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rangga Afianto, kuasa hukum seorang warga Jepang berinisial AK (35) yang hendak diperkosa satpam apartemen tempat tinggalnya mengatakan, pria hidung belang itu ternyata berencana menikah pada Februari mendatang.
Hal itu diketahuinya dari penyidik Polda Metro Jaya setelah melakukan interogasi pada pria berinisial RH (30) itu.
"Informasinya pelaku mau nikah bulan Februari," ujar Rangga saat dikonfirmasi, Jumat (30/11/2018).
Selain itu, berdasarkan informasi yang didapatkan pihaknya, satpam bejat itu diketahui ternyata merupakan komandan regu sekuriti di Apartemen Coral Sand, Setiabudi, Jakarta Selatan.
"Oknum tersebut adalah komandan regu sekuriti yang ada di apartemen tersebut, bayangkan. Jadi kami dalam kesempatan ini menuntut manajemen untuk bertanggung jawab atas hal ini, baik dari manajemen maupun provider sekuritinya," katanya.
Baca: Perkosa Seorang Wanita, Pria Ini Tewas Digigit Ular yang Dipakai untuk Ancam Korban
Hal itu dinilainya penting mengingat percobaan pemerkosaan dilakukan oleh petugas keamanan yang notabene bertugas memberikan pelayanan terkait keamanan.
"Selain itu, ini akan menjadi impact yang tidak baik bagi WN asing di indonesia, terutama dilakukan oleh sekuriti,bisa dibayangkan," ungkapnya.
Sebelumnya, RH mencoba melakukan percobaan pemerkosaan kepada AK yang merupakan WN Jepang di Lantai 20 Unit 6a, Tower Coral, Apartemen Coral Sand, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (29/11) dini hari kemarin.
AK bisa lolos dari perbuatan bejat itu setelah berhasil kabur dan mengunci RH di dalam unitnya.
Satpam itu pun tak bisa kabur hingga polisi datang mengamankannya di pagi hari.
Baca tanpa iklan