News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Anies Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi soal TPU Khusus Covid-19

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Selasa (8/9/2020). Setelah lebih dari enam bulan pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia, penularan virus corona masih terjadi di masyarakat dan bBerdasarkan data yang masuk hingga Selasa (8/9/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 3.046 kasus baru sehingga, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 200.035 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020. Warta Kota/Alex Suban

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah lahan pemakaman khusus pasien Covid-19 dikabarkan mulai penuh.

Di DKI Jakarta, lahan yang disebut mulai penuh yakni TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat tidak berspekulasi. Sebab kata dia masih banyak lokasi yang bisa dijadikan TPU khusus pasien Covid-19.

"Jangan spekulasi dulu seakan-akan tidak ada tempat lagi," kata Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (7/9).

Baca: Sebaran Virus Corona Indonesia Selasa (8/9/2020): DKI Jakarta Catat Kasus Baru dan Sembuh Terbanyak

Anies mengatakan, Pemprov DKI di bulan Maret atau sejak pertama kali kasus Covid-19 muncul di Indonesia, telah menyiapkan beberapa lokasi pemakaman cadangan.

Meski begitu ia enggan membeberkan di mana lokasi alternatif tersebut dipilih. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan, lokasi alternatif tersebut akan digunakan mengacu pada perkembangan kebutuhan di lapangan.

Tapi Anies yakin bahwa lokasi pemakaman yang telah dipergunakan sejak kemarin, tidak akan mengalami kekurangan.

"Semua lokasi dan lain-lain sudah disiapkan sejak Bulan Maret. Bahkan, Maret sudah disiapkan alternatif tempat. Jadi bukan sekarang, sejak Maret. Lokasi semua sudah disiapkan, jadi kita lihat perkembangan sesuai dengan kebutuhan. Insya Allah tidak akan ada kekurangan," katanya. (danang/tribunnetwork/cep)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini