TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hampir satu bulan bocah perempuan MA (6) meninggalkan rumah usai diculik oleh seorang pria di Jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Pada Senin (2/1/2023) malam, keberadaan MA berhasil ditemukan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Pusat.
Korban penculikan itu ditemukan di pinggir jalan kawasan Ciledug, Tangerang.
Baca juga: 2 Minggu Malika Hilang, Polisi Bentuk Tim Gabungan Guna Buru Pelaku Penculikan Anak di Jakpus
"Alhamdulillah sudah ditemukan, Malika dalam kondisi sehat," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dihubungi Senin malam.
Dihubungi secara terpisah, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Gunarto menjelaskan bahwa Malika ditemukan bersama pelaku di kawasan Ciledug, Tangerang.
Namun, Gunarto belum menjelaskan lebih lanjut soal penemuan Malika. Dia hanya memastikan bahwa gadis cilik itu dalam kondisi sehat, dan selanjutnya akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan dan perawatan.
"Baru aja kami amankan di Ciledug, sekarang kami masih di TKP. Setelah ini akan kami bawa langsung ke Rumah Sakit Polri Kramat jati, untuk dilakukan visum dan pengobatan medis," katanya.
Korban Berada di Dalam Gerobak
MA (6), korban penculikan di Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, berhasil ditemukan polisi, Senin (2/1/2023) malam.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pelaku Penculikan Bocah di Gunung Sahari Jakarta Telah Ditangkap!
Bocah perempuan itu ditemukan di dalam gerobak pemulung di pinggir jalan, di kawasan Ciledug, Tangerang Selatan, Senin (2/1/2023). Gerobak dimana Malika berada itu diketahui ditarik pelaku.
"Kami tangkap di pinggir jalan tadi, Malika di dalam gerobak yang ditarik pelaku sambil memulung," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Gunarto saat dihubungi, Senin (2/1/2023).
Gunarto menyampaikan, Malika ditemukan bersama pelaku oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.
Menurut Gunarto, saat ditemukan, Malika dalam kondisi sehat.
Saat ini, pihaknya tengah membawa Malika ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk memastikan kondisi kesehatannya.
"Kami tangkap pelaku dan korban Ciledug," kata Gunarto.
"(Malika) dalam kondisi sehat, namun kami akan cek dan pastikan (kondisinya) ke Rumah Sakit Kramat Jati," sambungnya.
Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menyebut, saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat.
"Pelaku diamankan ke Polres," kata Komarudin saat dihubungi, Senin (2/1/2023).
Baca juga: Polisi Kantongi Ciri-ciri Gerobak Barang Bekas Milik Pelaku Penculikan Bocah di Gunung Sahari Jakpus
Orang Tua MA Sujud Syukur
Setelah hampir satu bulan menghilang, MA (6), korban penculikan di Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, berhasil ditemukan polisi, Senin (2/1/2023) malam.
Bocah perempuan itu ditemukan di dalam gerobak pemulung di pinggir jalan, di kawasan Ciledug, Tangerang Selatan, Senin (2/1/2023). Gerobak dimana Malika berada itu diketahui ditarik pelaku.
Polisi kemudian memberi tahu kedua orang tua Malika, sementara bocah 6 tahun itu diperiksa kondisi kesehatannya di RS Polri Kramatjati. Sementara pelaku diamankan di Polres Jakarta Pusat.
Mendengar kabar ini, kedua orang tua Malika Anatasya menangis haru dan melakuka sujud syukur.
Malika diketahui menjadi korban penculikan di depan rumahnya telah ditemukan aparat kepolisian.
Pasangan Oni dan Tunggal, orang tua Malika, bersujud syukur mendengar kabar tersebut pada Senin (2/1/2023) malam.
Saat ditemui Jurnalis Kompas TV di kediamannya, Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Oni berharap buah hatinya dalam kondisi sehat.
Dia juga berharap pelaku, Iwan Sumarno alias Jacky alias Herman alias Yudi, dihukum berat atas perbuatannya menculik Malika.
Baca juga: Polisi Temukan Gerobak Penculik Anak di Gunung Sahari, Pelaku Residivis Pencabulan Anak
Pelaku Ditangkap
Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat akhirnya berhasil menemukan bocah perempuan 6 tahun, MA, yang diculik residivis pencabulan anak di Jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada, Senin (2/1/2023) malam.
Bocah perempuan itu ditemukan di kawasan Ciledug. Korban pun kini dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan kesehatan fisik dan psikologisnya.
"Sementara kondisi Malika Sehat. Namun tetap harus kami cek secara medis kesehatan dan psikologinya," ujar Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Gunarto saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/1/2023) malam.
Sementara pelaku, kata Gunarto, langsung dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat menemukan MA setelah 26 hari menelusuri jejak penculik sejak dilaporkan pada 7 Desember 2022.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pelaku Penculikan Bocah di Gunung Sahari Jakarta Telah Ditangkap!
Gunarto menerangkan bahwa Malika ditemukan bersama pelaku saat sedang membawa gerobak untuk mengumpulkan barang bekas di kawasan Ciledug, Tangerang.
"Baru aja kami amankan di Ciledug, sekarang kami masih di TKP," kata Gunarto.
Seperti diketahui MA diculik seorang pria di Jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 7 Desember 2022.
Ibu korban, Oni, bercerita bahwa anak sulungnya atau kakak dari Malika pada saat kejadian tengah berjaga di warung kecil mereka.
Kemudian, pelaku yang sebenarnya tidak asing bagi keluarga korban datang dari arah Kemayoran dan mampir ke warung mereka untuk membeli teh.
"Dia datang kemari, nanya sama anak saya yang gede, ‘Ada teh manis enggak?’, ‘Enggak ada, adanya kopi," ungkap Oni, dikutip dari YouTube Kompas TV, Sabtu (17/12/2022).
Selain itu, pelaku juga menanyakan apakah tersedia nasi, tetapi anak sulung Oni mengatakan kepada pelaku di warungnya tidak memiliki nasi.
Kemudian, si pelaku menyuruh kakak Malika untuk membeli beras dan memasaknya, sementara dirinya membeli ayam goreng. “Anak saya beli (beras) ke seberang, terus disuruh masak.
Baca juga: Polres Metro Jakarta Pusat Naikan Status Kasus Penculikan Bocah di Gunung Sahari ke Penyidikan
Dia ngomong, ‘Mau beli ayam chicken, kita makan bareng-bareng di sini’," kata Oni.
Saat hendak membeli ayam goreng tepung yang tak jauh dari warung milik keluarga korban, pelaku mengajak Malika untuk ikut. "Sambil bilang ayam chicken, dia (pelaku) nyolek anak saya yang kecil, ‘Dek mau ikut enggak?’ gitu,” ungkap Oni.
Pada saat pelaku mengajak korban untuk membeli ayam, kakak Malika yang merupakan anak sulung Oni memberitahu hal tersebut kepada sang ayah.
"Suami saya bilang, ‘Paling beli ayam chicken, nanti juga pulang. Kan biasanya seperti itu,’” tutur Oni menirukan apa yang dikatakan suaminya.
Namun, hingga sore tiba, Malika belum juga pulang. Karena khawatir, Oni meminta suaminya untuk mencari anak perempuan mereka, tetapi usahanya sia-sia. (Tribunnews.com/WartaKota.com)