Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gas AC Bisa Meledak dan Rusak Iklim, Pelatihan Ini Ungkap Bahaya Nyata

Daikin gelar pelatihan K3LH di SMKN 29 Jakarta, latih siswa SMK jadi teknisi AC andal yang peduli keselamatan dan lingkungan

Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Gas AC Bisa Meledak dan Rusak Iklim, Pelatihan Ini Ungkap Bahaya Nyata
mdc.edu
ILUSTRASI SEKOLAH - Sejumlah siswa SMKN 29 Jakarta serius mengikuti pelatihan K3LH dari Daikin, belajar prosedur keselamatan kerja dan teknik ramah lingkungan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan, Pelatihan Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) digelar bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

 Pelatihan perdana ini digelar di SMK Negeri 29 Jakarta dan direncanakan akan dilaksanakan secara simultan di berbagai SMK lainnya di Indonesia.

Pelatihan ini menjadi bagian nyata mendukung terciptanya tenaga ahli tata udara yang tak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan kerja serta dampak lingkungan dari profesi mereka.

“Bersanding dengan kompetensi teknis, keselamatan kerja dan perhatian untuk menjaga kelestarian lingkungan menjadi kelengkapan mutlak bagi tenaga ahli tata udara saat ini,” ujar Adikusumo Rustam, Manager PT Daikin Airconditioning Indonesia saat membuka pelatihan tersebut pada Senin (21/4/2025).

Baca juga: Sosok Fikri Ahmad, Calon Haji Termuda asal Sragen Jateng, Baru Lulus SMK Tahun 2024

Adikusumo menyoroti bahwa pekerjaan teknisi AC menyimpan risiko tinggi, mulai dari pemasangan perangkat di ketinggian hingga penanganan komponen elektronik dan bahan kimia seperti refrigerant. 

Jika tak ditangani dengan benar, refrigerant dapat memicu kecelakaan kerja, termasuk kebakaran, serta berdampak buruk bagi lingkungan jika dilepas langsung ke udara.

Salah satu materi penting dalam pelatihan ini adalah pengenalan prosedur refrigerant recovery—upaya untuk mencegah pelepasan gas AC ke atmosfer. 

Dalam praktiknya, gas ini dihisap dengan alat khusus, lalu didaur ulang untuk digunakan kembali.

Inisiatif ini menjadi bagian dari langkah hijau Daikin dalam mengurangi jejak karbon industri tata udara.

Tak hanya berfokus pada aspek teknis dan prosedural, pelatihan ini juga membuka mata siswa akan tanggung jawab profesi ahli tata udara terhadap keselamatan diri dan keberlangsungan lingkungan. 

"Besarnya dampak yang mungkin timbul membuat profesi ini bukan pekerjaan sederhana. Kesadaran inilah yang ingin kami tanamkan sejak dini," lanjut Adikusumo.

SISWA DEMO - Ratusan siswa kelas XII  Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Solo ditemani wali murid gelar aksi demo di halaman sekolah, Senin (3/2/2025) siang. Keterlambatan pengisian data pendaftaran PPDS mengancam para siswa yang duduk di bangku kelas XII SMKN 2 Solo tak bisa masuk ke perguruan tinggi lewat jalur prestasi.
SISWA DEMO - Ratusan siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Solo ditemani wali murid gelar aksi demo di halaman sekolah, Senin (3/2/2025) siang. Keterlambatan pengisian data pendaftaran PPDS mengancam para siswa yang duduk di bangku kelas XII SMKN 2 Solo tak bisa masuk ke perguruan tinggi lewat jalur prestasi. (TribunSolo.com/Andreas Chris)

SMKN 29 Jakarta dipilih sebagai lokasi perdana karena sudah lebih dulu menjalin kolaborasi melalui program Daikin Center of Excellence—sebuah inisiatif peningkatan fasilitas pendidikan vokasi lewat penyediaan alat praktik, pelatihan guru, dan pengayaan kurikulum.

Sebanyak 70 siswa mengikuti pelatihan ini, yang akan terus digelar di berbagai SMK lain sepanjang tahun 2025.

Program ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan siswa menghadapi dunia kerja yang menuntut keahlian tinggi sekaligus tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Kebutuhan dan ketergantungan konsumen rumah tangga terhadap perangkat elektronik semakin meningkat di tengah perkembangan teknologi. 

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas