TRIBUNNEWS.COM - Aksi begal motor terjadi di Jalan Sungai Kendal, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara pada Selasa (25/11/2025) dini hari.
Korban begal merupakan satpam bernama Tubagus Wawan (43) yang langsung melapor ke polisi.
Tubagus Wawan mengaku ditembak dan disabet celurit oleh dua pelaku yang berboncengan motor.
Korban sempat melawan saat motornya diambil paksa, namun pelaku mengeluarkan airsoft gun.
Airsoft gun adalah replika senjata api yang dirancang untuk olahraga dan permainan simulasi pertempuran, menggunakan peluru plastik (BB) berdiameter kecil.
Sosok Pelaku
Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berinisial DF yang mengemudikan motor ditangkap.
Sedangkan, rekannya yang membawa senjata api masih buron.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I Gusti Ngurah Putu Krisnha Narayana, menyatakan kedua pelaku sudah berulang kali melakukan pencurian motor di kawasan Marunda hingga Bekasi, Jawa Barat.
"Pelaku ini juga profilnya merupakan pelaku spesialis begal yang memang beberapa kali dari hasil pendalaman keterangannya itu beraksi," ungkapnya, Senin (1/12/2025), dikutip dari TribunJakarta.com.
Sebelum melancarkan aksinya, kedua pelaku sudah memantau jalanan dan mengincar orang-orang yang naik motor sendirian.
"Modusnya adalah memang beroperasi sekitar subuh," jelasnya.
Baca juga: 2 Perampokan Maut di Sumatra: Wanita Jambi Tewas di Ruko, Pasutri Palembang Jadi Korban
Satpam dibegal saat pulang kerja karena shift malam.
"Tiba-tiba menjelang subuh, ada yang mengendarai sepeda motor, dua orang, itu mepet dia sehingga akhirnya mencegat," terangnya.
Pengancaman dilakukan menggunakan airsoft gun dan celurit sehingga korban menyerahkan motornya.
"Korban mengakui pada saat itu sempat mengalami penembakan yang mengenai badan bagian perut sebelah kanan, kemudian juga sempat menghindari tebasan celurit yang dilakukan oleh pelaku, kemudian hanya sedikit mengenai bagian dada sebelah kanan," lanjutnya.
Baca tanpa iklan