TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Api melalap basement sebuah Pondok Pesantren bernama Al Mawaddah di Jalan Sadar Raya, Ciganjur, Jakarta Selatan. Tiga santri laki-laki dilaporkan mengalami sesak napas akibat peristiwa kebakaran tersebut.
Baca juga: Identitas 22 Korban yang Tewas dalam Kebakaran di Gedung Terra Drone Jakarta
Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi membenarkan adanya korban dalam insiden tersebut.
"Iya, itu anak-anak, napasnya. (Korban) Santri, santri,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu(10/12/2025).
Nurma menjelaskan ada tiga korban santri laki-laki yang terkena dampak asap.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal menerangkan, api dilaporkan pertama kali muncul sekitar pukul 14.28 WIB.
Sebanyak sembilan unit damkar dan 40 personel dikerahkan ke lokasi kebakaran.
Si jago merah mulai dipadamkan pukul 14.39 WIB.
Selama 20 menit api berhasil dilokalisir.
"Status menguning/Api sudah dilokalisir," kata dia.
Petugas masih melakukan penyisiran dan pendinginan area untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Baca juga: Evakuasi Dramatis Kebakaran Terra Drone, Riyan Merayap dari Gedung Sebelah Selamatkan Korban
Hingga saat ini belum diketahui penyebab munculnya api di basement bangunan pesantren tersebut.
Jumlah korban maupun kerugian materiil juga belum disampaikan.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul 'Basement Pesantren Al Mawaddah di Jagakarsa Jaksel Terbakar, Tiga Santri Alami Sesak Napas'
Baca tanpa iklan