TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 1.295 personel gabungan dikerahkan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta untuk mengamankan laga tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, malam ini.
Ribuan petugas yang terdiri dari Polri, TNI, dan Pemrpov DKI Jakarta itu diterjunkan karena laga Persija vs Bhayangkara di Stadion GBK berpotensi menghadirkan puluhan ribu suporter dengan rivalitas tinggi, sehingga rawan gesekan, kericuhan, dan gangguan keamanan.
Aparat disebar untuk mengantisipasi kerumunan besar, menjaga ketertiban, dan memastikan pengamanan dilakukan secara humanis tanpa senjata api.
Apel Persiapan Ribuan Personel
Pantauan Tribunnews Senin (29/12/2025), jelang dimulainya laga tepat pukul 15.30 WIB, area SUGBK tampak diselimuti awan mendung.
Meski demikian, sejumlah persiapan terus dilakukan.
Ribuan petugas gabungan itu sudah menggelar apel persiapan di kawasan stadion, berbaris rapi mendengarkan arahan dari pimpinan pasukan sebelum bertugas.
Atmosfer Meriah Suporter
Menjelang kick-off, kerumunan suporter mulai memadati area GBK. Atribut tim, sorak-sorai, dan warna-warni bendera menciptakan atmosfer meriah yang menambah tensi pertandingan.
Baca juga: 7 Tugu Viral Jadi Maskot Daerah, Sorotan Macan Putih Kediri hingga Rajawali 20 Ton
Pengamanan Humanis Tanpa Senjata Api
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan, seluruh personel yang bertugas tidak dibekali senjata api.
“Pelayanan dilakukan secara humanis, santun, dan profesional. Seluruh personel tidak dibekali senjata api,” kata Susatyo kepada wartawan.
Larangan Barang Terlarang
Polisi mengingatkan suporter dilarang membawa barang terlarang ke dalam stadion, antara lain:
- Senjata tajam
- Flare, petasan, dan kembang api
- Minuman keras
- Bambu atau kayu yang digunakan sebagai tiang bendera
Suporter juga diimbau tidak merusak fasilitas umum dan tetap waspada terhadap potensi kejahatan seperti copet dan jambret.
Polisi meminta koordinator lapangan suporter aktif menjaga ketertiban dan mencegah gesekan antarpendukung.
“Amankan barang-barang pribadi seperti ponsel, dompet, dan perhiasan. Kami akan bertindak tegas namun tetap profesional apabila ditemukan suporter yang anarkis atau membawa barang terlarang ke dalam stadion,” ujar Susatyo.
Hindari Kemacetan GBK
Bagi masyarakat yang melintas di sekitar kawasan GBK diimbau mencari jalur alternatif selama pertandingan berlangsung.
Pengaturan arus lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai eskalasi lapangan agar warga tidak terjebak macet.
“Kami berharap kerja sama seluruh pihak agar pertandingan ini berjalan lancar dan dapat dinikmati bersama dalam suasana aman dan kondusif,” pungkas Susatyo.
Baca tanpa iklan