News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Aktivis dan Influencer Diteror

Ada Simbol Misterius di Surat Ancaman, DJ Donny Jadi Target Teror

Penulis: Abdi Ryanda Shakti
Editor: Acos Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AKSI TEROR - Bentuk simbol misterius di surat ancaman terhadap influencer Ramond Dony Adam alias DJ Donny (kiri) dengan surat ancaman milik rekannya yang tak mau disebutkan namanya (kanan) yang identik sehingga DJ Donny menyimpulkan pelakunya diduga berkaitan.

Ringkasan Berita:

  • Paket bangkai ayam bercorak ancaman bikin rumah DJ Donny jadi sasaran teror.
  • CCTV merekam dua pelaku beraksi lempar bom molotov di teras rumah korban.
  • Simbol misterius di surat ancaman diduga berkaitan dengan teror ke aktivis lain.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ramond Donny Adam alias DJ Donny, konten kreator asal Aceh yang menetap di Jakarta, menjadi target teror setelah rumahnya dikirimi paket berisi bangkai ayam dan surat ancaman bernada pembunuhan dengan simbol misterius.

Simbol misterius itu bukan sekadar coretan, melainkan diduga sebagai jejak ancaman dalam rangkaian teror beruntun terhadap sejumlah aktivis dan influencer.

Teror di Rumah Sunyi

Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti, mendatangi rumah DJ Donny pada Kamis (1/1/2026). Rumah bergaya minimalis dengan gerbang kayu dan dua CCTV tampak tenang di jalan sepi.

DJ Donny mengungkapkan aksi teror pertama terjadi pada 29 Desember 2025. Saat itu rumah kosong. Sekitar pukul 21.00 WIB, sang istri baru pulang kerja dan melihat paket mencurigakan di teras.

Ia kemudian menelepon DJ Donny.

“Istri saya bertanya, ‘Ini paket siapa ya kok enggak ada pengirimnya? Kamu pesan paket apa enggak?’ Saya jawab, ‘Enggak ada.’ Lalu ia bilang, ‘Ya udah pulang cepetan, ini kayaknya ada paket mencurigakan,’” tuturnya.

Sesampainya di rumah, DJ Donny kaget mendapati paket itu berisi bangkai ayam berwarna hitam dengan gorokan di leher, disertai kertas bertinta merah bernada ancaman.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Diduga Keracunan di Jakarta Utara, Kondisi Korban Mengeluarkan Busa

Jejak Simbol Misterius

Paket teror itu juga berisi tiga lembar kertas ancaman.

Pesan paling kuat berbunyi: “Kau akan jadi seperti ayam ini jika mulut dan medsosmu kelakuannya seperti binatang, jangan main-main.”

Ada pula lembar lain bertuliskan, “Adam!!! Jaga mulutmu! Terutama di medsos, jangan pecah belah bangsa atau kamu akan menjadi seperti ayam ini!!!”.

Satu kertas lainnya menampilkan gambar wajah DJ Donny dengan garis merah di leher dan tanda silang di sisi kanan-kiri, disertai ancaman, “Ingat jangan main-main DJ Donny, jaga mulut medsosmu jangan spt kau jd spt ini.”

Di salah satu kertas ancaman itu, terlihat simbol abstrak berbentuk lingkaran dengan segitiga menyerupai telinga di bagian atas, serta coretan seragam di bawahnya.

Simbol misterius tersebut diyakini DJ Donny sebagai jejak yang mengaitkan teror yang dialami dirinya dengan sejumlah aktivis lain.

“Ada beberapa yang sama juga mendapat ancamannya sama, tulisannya sama, dan ada semacam kayak simbol atau logo yang mereka buat tuh hampir sama,” ungkap DJ Donny.

Molotov Hantam Teras

AKSI TEROR - Influencer Ramond Dony Adam alias DJ Donny (kiri) saat ditemui di rumahnya Jalan Tutul VII, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Kamis (1/1/2026). (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti)

Teror kedua terjadi pada 31 Desember 2025 pukul 03.12 WIB. Rekaman CCTV memperlihatkan dua pelaku mengenakan jas hujan hijau dan jaket hitam, menyalakan bom molotov lalu melemparkannya ke teras rumah.

Botol kaca pecah mengenai tembok, api sempat menyala di samping mobil DJ Donny. Keluarga baru menyadari kejadian itu sekitar pukul 06.45 WIB setelah mencium bau minyak tanah.

DJ Donny menunjukkan pecahan kaca dan sumbu bom molotov sebagai bukti. Ia menegaskan,

“Kalau bom molotov ini kan sudah membahayakan orang banyak, bukan saya dan keluarga saya lagi tapi tetangga.”

Polisi Amankan Sumbu hingga Surat Ancaman 

DJ Donny melaporkan kasus ke Polda Metro Jaya pada 31 Desember 2025, tercatat dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT/Polda Metro Jaya. Polisi langsung melakukan olah TKP dua tahap, siang hingga malam.

Barang bukti yang diamankan berupa pecahan kaca, sumbu bom molotov, dan tiga surat ancaman.

“Barang bukti pecahan kaca molotov, sumbu molotov, dan kertas bertuliskan ancaman totalnya tiga lembar: dua lembar tulisan, satu lembar foto dan tulisan,” jelas DJ Donny.

Selain itu, polisi meminta keterangan istri dan asisten rumah tangga (ART).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan, “Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi.”

Dalam laporan, DJ Donny menjerat pelaku dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam, senjata api, dan bahan peledak, serta Pasal 187 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) tentang pembakaran. Ia juga melaporkan pasal penganiayaan berat sesuai Pasal 335 dan Pasal 336 KUHP.

Motif Kritik Banjir

Polisi menegaskan motif teror masih dalam penyelidikan. Namun di sisi lain, DJ Donny dikenal vokal mengkritisi kebijakan pemerintah di media sosial, termasuk penanganan banjir di Sumatera yang saat itu menjadi sorotan publik.

Diduga kuat teror terkait kritik tersebut, meski aparat belum memastikan.

Aktivis Lain Jadi Target

Selain DJ Donny, sejumlah aktivis, influencer, hingga aktor turut mengalami teror dengan pola berbeda dalam pekan terakhir Desember 2025. Mereka sama-sama dikenal vokal mengkritisi pemerintah, khususnya terkait penanganan banjir di Sumatra.

  • Iqbal Damanik – Aktivis Greenpeace Indonesia, menemukan bangkai ayam di teras rumahnya dengan pesan ancaman.
  • Sherly Annavita – Influencer, mobilnya dicoret cat merah dan rumahnya dilempari telur busuk. Ada gulungan kertas ancaman agar ia berhenti menjadikan banjir Sumatra sebagai konten.
  • Virdian Aurellio – Influencer, mobilnya dipecahkan dengan batu oleh sekelompok orang di Jakarta Barat. Ia juga didatangi dua orang yang mengaku polisi namun ternyata bukan aparat. WhatsApp adiknya diretas.
  • Yama Carlos – Aktor sekaligus kreator konten, diteror pada 25 Desember 2025 setelah mengunggah konten satir tentang bencana. Ia menerima pesan WhatsApp ancaman agar menghapus 12 konten TikTok, disampaikan lewat nomor ibu seorang aktor muda yang diretas. Teror berlanjut dengan kiriman barang Cash on Delivery (COD) fiktif bernilai jutaan rupiah ke rumahnya. Peneror bahkan memperoleh nomor pribadi istrinya dan diduga juga nomor nenek dari anaknya.

Kecaman Kompolnas & Amnesty

Komisioner Kompolnas M. Choirul Anam mengecam teror terhadap aktivis dan influencer. “Apapun motivasi, apapun bentuk dan tujuan dari teror itu merugikan kita semua,” ujarnya, dikutip dari KompasTV.

Ia menegaskan kebebasan berpendapat dijamin konstitusi dan mendesak polisi segera mengungkap dalang di balik aksi ini.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, juga mengecam keras.

“Masukan mereka memang kritis tapi bukan kriminal, bukan kejahatan. Karena itu negara harus menjamin,” tegasnya.

Kedua lembaga menekankan, negara harus hadir melindungi kebebasan berpendapat agar suara kritis tidak dibungkam dengan cara teror.

Rangkaian teror terhadap DJ Donny dan sejumlah aktivis lain menunjukkan pola ancaman yang sistematis. Simbol misterius di surat ancaman menjadi jejak penting yang diharapkan bisa mengungkap dalang di balik aksi ini. Negara dituntut hadir menjamin hak konstitusional warga agar suara kritis tidak dibungkam.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini