News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir di Jakarta

Hujan Deras Robohkan Atap Rumah di Matraman, Satu Warga Luka

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ATAP ROBOH - Derasnya hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak subuh, membuat sebuah atap rumah roboh di Jalan Pisangan Baru II, Kelurahan Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, Kamis pagi (22/1/2026)/

Ringkasan Berita:

  • Hujan deras sejak Kamis (22/1/2026) subuh merobohkan atap rumah di Matraman, Jakarta Timur.
  • BPBD DKI mencatat genangan meluas di 12 RT Jakarta Barat dan 17 ruas jalan di berbagai wilayah dengan ketinggian air 10–50 cm.

TRIBUNNEWS.COM - Derasnya hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) subuh, menyebabkan sebuah atap rumah roboh di Jalan Pisangan Baru II, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Atap rumah yang terbuat dari kayu tersebut ambruk karena kondisi kayu sudah lapuk ditambah curah hujan tinggi dengan intensitas panjang yang mengguyur wilayah Matraman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Dalam insiden ini, seorang penghuni rumah bernama Ryhan (24) mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa reruntuhan atap. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kecamatan Matraman untuk mendapatkan perawatan.

“Pada pagi hari saat penghuni sedang tidur, tiba-tiba atap bangunan roboh karena hujan deras dan kayu bangunan sudah lapuk,” jelas Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI, Mohammad Yohan.

Selain menimbulkan korban luka, kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp30 juta. Untuk sementara, penghuni rumah diungsikan ke kediaman tetangga yang berada di sebelah rumah.

Baca juga: Update Banjir di Jakarta: 8 Ruas Jalan Tergenang hingga 50 Cm, Lalin Padat Sejak Pagi

Hujan Deras Genangi Jakarta, 12 RT dan 17 Ruas Jalan Terdampak

Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1/2026) dini hari menyebabkan genangan air meluas di sejumlah wilayah Ibu Kota.

BPBD DKI Jakarta mencatat hingga pukul 12.00 WIB, genangan terjadi di 12 RT dan 17 ruas jalan.

Enam RT di Jakarta Barat Terdampak

Seluruh RT yang terendam berada di wilayah Jakarta Barat. Satu RT di Kelurahan Kapuk terendam dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter.

Genangan terparah terjadi di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian 45–50 sentimeter, serta di Kelurahan Rawa Buaya dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter.

Sejumlah Ruas Jalan Masih Tergenang

Selain permukiman warga, banjir juga merendam 17 ruas jalan di Jakarta Utara, Barat, Selatan, Timur, dan Pusat. Genangan tertinggi tercatat di Jalan Gaya Motor 2, Jakarta Utara, serta Jalan Pondok Karya Komplek, Jakarta Selatan, dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

Sementara ruas jalan lain tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 10–35 sentimeter, yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Satu Wilayah Sudah Surut

BPBD mencatat satu wilayah yang sebelumnya tergenang kini sudah surut, yakni Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat.

Baca juga: 10 Perusahaan Pemegang Konsesi Terluas yang Izinnya Dicabut Prabowo, Jadi Penyebab Banjir Sumatra

BPBD Targetkan Genangan Cepat Surut

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor dan menangani genangan di seluruh titik terdampak.

“BPBD DKI Jakarta mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat,” ujarnya.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama lurah dan camat setempat, termasuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

Warga Diminta Tetap Waspada

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan susulan, terutama di wilayah rawan banjir.

Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi gratis selama 24 jam.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini