Ringkasan Berita:
- Pengemudi ojek online (ojol) mengalami kecelakaan karena jalan rusak di flyover Grogol pada Senin (9/2/2026).
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan permintaan maaf atas insiden itu.
- Pramono mengakui, penanganan ribuan jalan berlubang di Jakarta belum sepenuhnya rampung.
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan lalu lintas karena jalanan berlubang masih kerap terjadi dan menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara. Termasuk di wilayah DKI Jakarta.
Insiden kecelakaan dialami pengemudi ojek online (ojol) karena jalan rusak di flyover Grogol, Jakarta Barat, pada Senin (9/2/2026).
Atas kejadian laka lantas tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan permintaan maaf atas
Pramono mengakui, penanganan ribuan jalan berlubang di Jakarta belum sepenuhnya rampung.
Berdasarkan data sementara, kurang lebih ada 6.000 jalan rusak di Jakarta dan kini proses penambalan masih terus dilakukan.
“Sekarang ini penambalan itu dilakukan secara masif. Memang, lubang-lubang yang pada waktu minggu lalu kami hitung ada 6.000 sudah hampir sebagian besar kami tambal,” ucapnya di Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (12/2/2026).
Pramono menyebut, perbaikan jalan yang sudah dilakukan belum meliputi seluruh wilayah Jakarta.
“Bahwa apakah penambalan itu sudah menyelesaikan secara keseluruhan, meng-cover Jakarta, saya harus mengatakan, belum,” tuturnya
Meski begitu, politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini menegaskan bahwa pemerintah tak melakukan pembiaran atas hal tersebut.
“Sehingga kalau ada peristiwa seperti yang terjadi di Grogol, ya itu adalah peristiwa yang tentunya pemerintah Jakarta mohon maaf dan tidak ada keinginan sama sekali untuk membiarkan itu,” ucapnya.
Oleh karena itu, Pramono meminta para pengguna jalan untuk berhati-hati, terutama saat melewati titik-titik yang belum tersentuh perbaikan.
“Kami meminta kepada seluruh masyarakat yang beraktivitas di Jakarta untuk tempat-tempat tertentu mereka untuk berhati-hati,” jelasnya.
Baca juga: Pramono Anung Didorong Pengendalian Polusi Udara Jakarta Diperkuat Lewat Pergub
Jalan Berlubang Telan Korban Jiwa
Selain itu, ada seorang pelajar motor meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Matraman Raya, Matraman, Jakarta Timur.
Peristiwa kecelakaan itu, terjadi pada Senin (9/2/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyebut, korban terjatuh setelah motor yang dikendarainya menghantam jalan berlubang.
"Sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara lalu diduga pengendara ini terperosok akibat jalan berlubang," kata Budi kepada wartawan, Senin.
Korban yang berstatus sebagai pelajar mengalami luka di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Budi menyatakan, polisi masih menyelidiki ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa kecelakaan tersebut.
"Ini masih dalam pendalaman. Artinya faktor kecelakaan lalu lintas itu ada faktor pengendara, ada faktor cuaca, ada faktor kendaraan tersebut, serta faktor sarana prasarana yaitu jalan," tuturnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Akui Perbaikan 6.000 Jalan Berlubang Belum Tuntas, Pramono Minta Maaf Soal Kecelakaan di Grogol dan Polisi Usut Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar di Matraman Jaktim Akibat Jalan Berlubang.
(Tribunnews.com/Deni)(TribunJakarta.com/Dionisius Arya/Annas Furqon)
Baca tanpa iklan