News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Percepatan Transformasi Digital Dorong Warga Berinovasi Lewat Pendidikan hingga Peluang Usaha

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AKSES INTERNET - Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie bersama Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tangsel, TB Asep Nurdin.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat semakin bergantung pada ekosistem digital yang terus berkembang untuk menunjang kebutuhan setiap harinya.

Apalagi, internet saat ini telah bergeser menjadi kebutuhan dasar masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

Merespons tantangan kebutuhan itu, Diskominfo Tangerang Selatan pun meluncurkan 5.000 titik internet gratis yang tersebar di berbagai ruang publik dan fasilitas ibadah. 

Langkah strategis ini diambil guna mempersempit kesenjangan akses informasi di wilayah tersebut.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin menegaskan bahwa program ini bukan sekadar penyediaan infrastruktur jaringan, melainkan bagian dari transformasi pelayanan publik yang inklusif.

“Kami memahami bahwa internet hari ini sudah menjadi kebutuhan dasar. Dengan 5.000 titik internet gratis, kami ingin memastikan setiap warga tanpa terkecuali memiliki akses yang sama terhadap informasi, pendidikan, peluang usaha, dan layanan pemerintah,” ujar Asep, Rabu (25/2/2026).

Dia menyebut, saat ini layanan internet ini telah menjangkau titik-titik krusial seperti taman warga, balai warga, masjid, gereja, taman kota, hingga lapangan olahraga. 

Asep menambahkan bahwa kehadiran internet di fasilitas ibadah merupakan simbol bahwa transformasi digital harus berjalan berdampingan dengan nilai-nilai kebersamaan masyarakat.

“Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang menghadirkan kemudahan dan manfaat nyata bagi warga. Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang bagaimana pemerintah hadir memudahkan dan memberdayakan warganya,” jelas Asep.

Meski memberi layanan internet gratis, Asep menegaskan tetap memberi perhatian dalam menjamin keamanan akses dan mencegah penyalahgunaan jaringan publik.

Selain penyediaan Wi-Fi publik, integrasi layanan melalui Pengembangan pusat data (data center), Optimalisasi command center dan Integrasi aplikasi antar-perangkat daerah tengah dilakukan.

“Pemerintah daerah berharap infrastruktur ini mampu meningkatkan daya saing warga di tengah persaingan global yang semakin terkoneksi,” kata Asep.

Layanan itu pun turut dirasakan oleh pelaku UMKM kuliner di kawasan Ciputat yang kini lebih giat melakukan pemasaran digital. Tak hanya itu, layanan ini turut dirasakan oelh warga yang menggunakan fasilitas olahraga dan pelajar.

Asep menegaskan pihaknya tidak hanya fokus pada pembangunan jaringan, tetapi juga memastikan kualitas koneksi, stabilitas layanan, serta keamanan akses melalui sistem pemantauan terpusat.

Baca juga: Akses Teknologi untuk Seluruh Peserta Didik, Pemprov Sumut Sediakan Internet Gratis di Sekolah

“Pengelolaan jaringan dilakukan secara profesional dengan pemeliharaan berkala dan penguatan sistem keamanan untuk mencegah penyalahgunaan,” tandas Asep.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini