Ringkasan Berita:
- Lifeguard di Pantai Ancol menghadapi pengunjung yang nekat melewati batas aman, termasuk orang dewasa yang memberi contoh buruk.
- Petugas terus mengingatkan agar aturan dipatuhi demi keselamatan seluruh pengunjung.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Petugas penjaga pantai atau lifeguard di kawasan pantai Ancol harus menghadapi berbagai karakter pengunjung saat momen libur lebaran 2026.
Salah satunya adalah pengunjung yang tetap nekat melewati batas aman bermain air meski sudah dipasang pembatas oleh petugas.
Lifeguard atau penjaga pantai, Deden Sujana, mengatakan perilaku tersebut tidak hanya dilakukan anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang terkadang justru memberi contoh kurang baik.
"Ada yang ya anaknya juga ada yang memang macam udah bandel juga kan, pengen mencoba, kadang juga (orang) dewasanya juga kadang mencontohkan," kata Deden saat ditemui di sela tugasnya, Senin (23/3/2026).
"Anak-anak jadinya, 'Ah itu (orang dewasa) itu saja boleh, kenapa enggak?'," sambungnya.
Menuru Deden, perilaku tersebut membuat anak-anak kerap meniru tindakan orang dewasa yang masuk ke area air lebih dalam.
Padahal, pihak pengelola sudah memasang pembatas agar pengunjung tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai.
"Untuk aktivitas bermain air atau berenang kita sudah pasang pembatasan, batasnya untuk area yang pakai pelampung ataupun bola-bola berwarna merah," jelasnya.
Karena itu, petugas pantai rutin memberikan imbauan kepada para pengunjung agar selalu mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama.
Baca juga: Cerita Warga Depok yang Rela Kepanasan di Pantai Ancol demi Penuhi Janji Liburan kepada sang Anak
"Kita pasti maksimalkan untuk orang tua, mohon tidak, kayak gitu-gitu, tidak mencontohkan," jelasnya.
Deden menuturkan tugas lifeguard bukan hanya mengawasi pengunjung, tetapi juga memastikan seluruh aktivitas wisata berlangsung aman.
"Ya itulah tugas kami, tugas saya sebagai lifeguard untuk demi keselamatan para pengunjung dan keamanan," pungkasnya.
Baca tanpa iklan