News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

KRL Lintas Bekasi–Cikarang Belum Beroperasi, Layanan Diperkirakan Pulih Bertahap Siang Ini

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

EVAKUASI GERBONG KRL - Kondisi gerbong KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Petugas melakukan pemotongan gerbong KRL saat melakukan evakuasi korban tabrakan tersebut. Sebagai informasi dalam insiden tersebut ada tujuh penumpang meninggal dunia ementara 81 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Tribunnews/Jeprima

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Perjalanan KRL di lintas Bekasi–Cikarang pada Rabu (29/4/2026) pagi masih belum dapat dilayani.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan operasional dapat kembali berjalan secara bertahap mulai siang hari, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

Baca juga: Perusahaan Diimbau Perhatikan Hak Pekerja Perempuan Korban Kecelakaan KRL, Kembali Kerja usai Pulih

VP Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, hingga Selasa malam proses evakuasi sarana KRL masih terus dilakukan di Stasiun Bekasi Timur.

KRL COMMUTERLINE - Kereta rel listrik (KRL) Commuterline melintas di?kawasan Gondangdia, Jakarta, Rabu (26/11/2025). PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menegaskan wacana pengoperasian 24 jam kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek masih dalam tahap studi internal yang melibatkan berbagai aspek teknis, keselamatan, dan operasional. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Karena itu, pada Rabu pagi hari ini, perjalanan KRL masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi.

“Layanan direncanakan dapat kembali berjalan secara bertahap hingga lintas Bekasi–Cikarang pada siang hari,” kata Anne kepada awak media.

Fokus utama saat ini adalah memastikan proses evakuasi berjalan dengan aman dan terkoordinasi.

“Tim di lapangan terus melakukan evakuasi dengan kehati-hatian. Kami memastikan perjalanan hanya akan dijalankan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi,” ujar Anne.


KAI Minta Maaf 

TRANSFORMASI KAI - Vice President Public Relations PT KAI Anne Purba saat diwawancarai secara khusus terkait perkembangan perkeretaapian di Studio Tribun Network, Jakarta, Jumat (9/1/2026). Anne juga menjelaskan sejumlah terobosan KAI dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada penggunanya di tahun 2026 ini. TRIBUNNEWS/LUTFI AKHMAL (TRIBUNNEWS/LUTFI AKHMAL)

Peristiwa kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek menghadirkan duka yang mendalam. 

PT KAI menyampaikan belasungkawa kepada seluruh pihak yang terdampak. Ada sekitar 15 orang perempuan yang meninggal dunia serta 88 orang lainnya luka-luka.

KAI memahami kondisi ini berdampak pada mobilitas pelanggan dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Baca juga: Danantara Percepat Flyover Bekasi Respons Tragedi Maut KRL-Argo Bromo

“Informasi akan terus diperbarui seiring perkembangan penanganan di lapangan. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121 atau kanal resmi KAI lainnya,” ungkap Anne.

Dilansir Tribunnews.com sebelumnya, terganggunya perjalanan kereta akibat penanganan kecelakaan antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.

Pada insiden terjadi Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada pukul 20.52 WIB ini data terakhir mengabarkan sebanyak 15 penumpang KRL tewas akibat kejadian itu.

Juga tercatat puluhan korban luka-luka yang saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Sementara sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini