Ringkasan Berita:
- Selasa (16/6) ditetapkan sebagai libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H tanpa cuti bersama.
- Lalu lintas Jakarta terpantau lancar, kebijakan ganjil genap ditiadakan.
- Polisi siapkan rekayasa one way di jalur Puncak Bogor secara situasional untuk mengurai kepadatan wisatawan
TRIBUNNEWS.COM - Pada Selasa 16 Juni 2026 ini merupakan hari Libur Nasional untuk memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H.
Pemerintah menetapkan tanggal merah ini tanpa adanya tambahan cuti bersama.
Pemerintah Republik Indonesia, Muhammadiyah, dan sebagian besar masyarakat merayakannya pada 16 Juni, sedangkan PBNU menetapkannya pada 17 Juni.
Pada Selasa ini, diberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan ganjil genap di Jakarta ditiadakan selama hari libur nasional ini.
Selain itu, diberlakukan rekayasa lalu lintas buka-tutup dan sistem satu arah (one way) di jalur wisata seperti Puncak, Bogor, Jawa Barat untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Situasi Arus Lalu Lintas
Berdasarkan pemantauan wartawan Tribunnews.com, Ibriza Fasti Ifhami, sekira pukul 09.52 WIB, kawasan Bendungan Hilir atau sepanjang Jalan Penjernihan I tampak ramai lancar.
Situasi tersebut berlangsung untuk arus lalu lintas dari Slipi menuju Jalan Jenderal Sudirman dan sebaliknya.
Kemudian, situasi jalan yang lengang juga tampak di dua ruas Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), hingga kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya dekat Monumen Nasional (Monas).
Tidak ada kemacetan lalu lintas yang terjadi. Sejumlah kendaraan, baik roda dua maupun empat, tampak melintas dengan lancar.
Adapun antrean kendaraan yang cenderung pendek terjadi saat berlangsung lampu merah di sejumlah titik.
Baca juga: Pawai Obor Semarakkan 1 Muharram 1448 H, Ajak Umat Perkuat Persatuan dan Semangat Hijrah
Polisi Siapkan One Way Jalur Puncak Bogor
Libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah diperkirakan akan meningkatkan arus wisatawan menuju kawasan Puncak, Bogor. Untuk mengantisipasi kemacetan, kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa sistem one way atau satu arah.
Namun, berbeda dari biasanya, pemberlakuan one way kali ini tidak ditentukan berdasarkan jadwal tetap. Polisi akan menerapkannya secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian, mengatakan waktu pelaksanaan rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan tingkat kepadatan kendaraan yang menuju kawasan wisata Puncak.
"Untuk penyesuaian waktu rekayasa, kita lihat tingkat kepadatan dan peningkatan arusnya itu sendiri," ucap Ardian, Selasa (16/6/2026).
One Way Berlaku Jika Arus Kendaraan Meningkat
Menurut Ardian, kepolisian telah menetapkan indikator khusus sebelum memberlakukan sistem satu arah.
Patokan utamanya adalah jumlah kendaraan yang melintas di area Gerbang Tol Gadog-Ciawi menuju Puncak.
"Pertimbangannya adalah pada saat pagi hari lebih dominan arus yang naik ke arah Puncak. Kemudian apabila arus dari counter Gadog-Ciawi itu mencapai 2.000 kendaraan, kita mulai laksanakan rekayasa one way satu arah ke atas," kata Ardian.
Dengan sistem tersebut, kendaraan yang menuju kawasan wisata akan diprioritaskan melintas saat arus meningkat.
Pagi Arah Puncak, Siang Arah Jakarta
Pola rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara bergantian mengikuti pergerakan wisatawan selama libur panjang.
Pada pagi hari, arus kendaraan akan diprioritaskan menuju kawasan Puncak. Sementara pada siang hingga sore hari, sistem akan dibalik untuk mengakomodasi kendaraan yang kembali ke arah Jakarta.
"Pagi ke atas, siang ke bawah secara bergantian," ujar Ardian.
Skema ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di jalur wisata Puncak saat libur nasional maupun akhir pekan panjang.
Polisi Siagakan Personel Tambahan
Untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas, Polres Bogor telah menyiapkan personel tambahan di sejumlah titik rawan kemacetan, termasuk persimpangan dan perempatan yang berada di jalur bawah kawasan Puncak.
"Nanti kita sesuaikan dengan keadaannya. Yang jelas kita mempersiapkan personel untuk pengamanan kelancaran arus lalu lintas," ujar dia.
Petugas akan melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali sepanjang hari.
Disarankan Gunakan Jalur Alternatif
Bagi wisatawan yang ingin menghindari antrean panjang saat pergantian arus one way, polisi menyarankan untuk memanfaatkan jalur alternatif.
Pengendara dapat menggunakan rute melalui Jonggol atau Sukabumi sebagai pilihan untuk mengurangi kepadatan di jalur utama menuju Puncak.
Selain itu, masyarakat juga diimbau memantau aplikasi navigasi secara real time sebelum melakukan perjalanan agar dapat mengetahui kondisi lalu lintas terkini.
Wisatawan juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima serta memeriksa saldo uang elektronik sebelum memasuki ruas tol menuju kawasan Puncak.
Dengan tingginya minat masyarakat menghabiskan libur Tahun Baru Islam di kawasan wisata pegunungan tersebut, pengendara diharapkan mematuhi arahan petugas demi menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Sebagian tulisan ini telah tayang di Tribundepok.com dengan judul Awas Terjebak Macet! Ini Aturan Main Skema One Way Jalur Puncak Bogor pada Libur 1 Muharram Hari Ini
Baca tanpa iklan