TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Pada penggrebekan rumah yang dihuni teroris di Kampung Babakan Jati, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, RT 02/RW 04, Jawa Barat. Tim Densus 88 mengunakan empat buah mobil.
Hal
itu diutarakan Syamsudin, Ketua RT 02/RW 04 di lokasi kejadian, Kamis
(13/05/2010). Menurut Syamsudin, dia ikut mendampingi sesaat sebelum
penggrebekan. "Saya lagi istirahat di masjid jam 12.30 WIB lalu anggota
densus minta izin dan saya disuruh datang untuk ke lokasi," ujar
Syamsudin.
Syamsudin bercerita bahwa tiga orang penghuni
kontrakan diamankan di rumah Hj. Dima, pemilik kontrakan. "Kalau empat
pintu lainnya ketutup, tiga orang itu salah satunya temen saya, Encis
udah berkeluarga," kata Syamsudin.
Terkait kabar bahwa salah
seorang anak dari Hj. Dima tewas tertembak. Syamsudin belum mengetahui
kebenaran informasi tersebut. "Yang saya tahu memang ada anak Hj.Dima
yang tinggal di rumah itu," kata Syamsudin.
Syamsudin sempat
melihat dua kantung mayat yang dibawa anggota Densus 88 keluar dari
rumah bercat putih itu. Satu orang terlihat wajahnya dengan berciri
rambut beruban dan berjanggut.
"Yang satu lagi nggak kelihatan tapi kalau
dilihat sekilas mirip Iwan, tapi saya nggak yakin, Iwan anaknya Hj. Dima
atau bukan," pungkas Syamsudin menutup pembicaraan karena dirinya ingin
menjalankan salat. Sehari-hari, Iwan dikenal berprofesi sebagai tukang
ojek.
Anak Pemilik Kontrakan Tinggal di Rumah yang Digerebek
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan