TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Salah satu
cara menuju posisi tiga besar di Pemilu 2014 adalah PKS makin mempertegas
sikap partai atas penerimaan kader nonmuslim. Bahkan, dalam
Musyawarah Nasional ke-2 PKS kali ini, PKS akan melakukan perubahan
Anggaran Dasar/Anggaran Rumah
Tangga (AD/ART) menyangkut kader nonmuslim ini.
"Kami ingin siapkan
landasan konstitusi. Nanti di Munas," kata Sekjen PKS Anis Matta seusai
Musyawarah Dewan Syuro di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (16/6/2010).
Menurut
Anis, usulan ini akan dibahas dalam Musyawarah Nasional PKS ke-II, di Hotel Ritz Carlton.
Selama
ini, di dalam AD/ART mengharuskan kader PKS dikenakan enam jenjang
kaderisasi dengan hak dan kewajiban berbeda secara proporsional. "Kami
buat ruang nonmuslim bergabung. Intinya kami ingin memberikan ruang
nonmuslim ke keanggotaan," ujarnya.
Menurut Anis, usulan
dilatarbelakangi karena saat ini PKS makin diterima masyarakat
nonmuslim, seperti di Papua dan Nusa Tenggara Timur. "Saat ini saja, ada
sekitar 20-an anggota legislatif (DPRD) non muslim dari PKS," kata
Anis.
PKS Makin Akomodir Kader Nonmuslim
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan