News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Aktivis Kemanusiaan Diserang

Nurfitri Taher Ketagihan Berangkat ke Gaza

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Siap Kembali - Relawan yang sempat ditawan oleh tentara Israel, Arif Rahman (kanan) dan Nurfitri Thaher (kiri) dalam jumpa pers di kantor Mer-C Kramat Lontar Jakarta Pusat, Senin (21/6/2010), menyatakan diri siap kembali ke Gaza untuk melakukan aksi kemanusiaan kembali. Mereka rencananya akan berangkat dari Jakarta menggunakan Kapal Phinisi, menempuh sekitar 20 sampai 30 hari di laut.

TRIBUNNEWS.COM,  JAKARTA - Relawan Indonesia yang sempat diserang dan ditahan tentara Israel, Nurfitri Taher yang Sabtu lalu (19/06/2010) tiba di Jakarta, tidak merasa kapok untuk kembali ke Gaza.

"Saya nggak kapok, justru ketagihan untuk kembali, dan saya memang berencana untuk kembali ke Gaza," tutur Nurfitri pada konfrensi pers mengenai kepulangannya, di kantor Mer-C, Jakarta Pusat, Senin (21/06/2010).

Ia juga menjelaskan bahwa keluarganyapun dapat menerima, walaupun ketika berita penahanannya tersebar, keluarga sempat khawatir. Namun ia berhasil memberi pemahaman kepada keluarga, bahwa misinya adalah kemanusiaan, bukan perang.

Nurfitri menuturkan bahwa ia sama sekali tidak menyangka bahwa kapal Mavi Marmara yang ia tumpangi akan diserang. Walaupun demikian ia sadar bahwa terdapat kemungkinan yang besar bahwa usaha para relawan akan dipersulit oleh pihak Israel.

"Kita nyangkanya sih paling dilarang masuk terus disuruh pulang, di belokin kapalnya, apa logistiknya diambilin, tapi sama sekali tidak menyangka akan ada penyerangan," kata Nurfitri.

Kepada relawan-relawan yang berniat untuk kembali ke Gaza, Nurfitri mengingatkan bahwa sejumlah hal perlu dipersiapkan. Antara lain pengetahuan hukum internasional, kemampuan fisik serta siap menerima kegagalan. Dan walaupun ia telah mengalami kekejaman langsung dari Israel, ia masih tidak menemukan bagaimana caranya untuk dapat menuju Gaza tanpa gangguan dari tentara Israel.

"Soalnya kan kita berurusan sama Israel, bangsa yang diakhir zaman bangsa yang paranoid." kata Fitri

Menurut ketua Mer-C, Jose Rizal Jurnalis, dalam waktu dekat Nurfitri dan Arif Rachman, relawan Indonesia yang juga baru kembali pada Sabtu lalu, akan melakukan pemeriksaan kandungan zat-zat beracun ditubuhnya. Pasalnya, dari lima relawan yang telah kembali sebelum Nurfitri dan Arif Rahman, dua diantaranya ditemukan terdapat kandungan arsenik ditubuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini