News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Sisminbakum

Yusril Akan Beberkan Kasus Menggegerkan

Editor: Kisdiantoro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Yusril Ihza Mahendra, mantan Menteri Kehakiman dan HAM menolak diperiksa Kejaksaan Agung, Kamis (1/7/2010)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- "Berhenti sebentar pak," seru wartawan foto, kameramen, dan wartawan lainnya. Langkah Yusril terhenti sekeluarnya dari Volvo hitam karena jalannya ke pintu utama Gedung Bundar Kejaksaan Agung diblokade pencari berita. Yusril didampingi adik dan pengacaranya berhenti, membentuk saf.

Tanpa disuruh, Yusril berkoar. Menjelaskan perihal kedatangannya menghadap penyidik bukan untuk diperiksa sebagai tersangka dalam perkara korupsi Sisminbakum. "Saya datang ke sini untuk pertanyakan dan persoalkan sesuatu, yang nanti insyaallah mudah-mudahan bisa menggegerkan bangsa ini," kata Yusril, Kamis (1/7/2010).

Sontak, pernyataan politisi Partai Bintang Bulan itu menimbulkan tanya wartawan. Sejurus kemudian, pertanyaan balik mengarah ke dirinya. "Soal apaan itu?" tanya wartawan tak sabar menunggu jawaban dari Yusril. "Tunggu! Lima sampai 10 menit lagi saya akan datang dan jelaskan kepada saudara semua," pintanya bersabar.

Waktu yang diminta Yusril sudah lewat. Sementara persis di depan pintu masuk-keluar Gedung Bundar, tripod kameramen tertata rapih, wartawan lainnya berkerumun, bergerombol, menunggu Yusril keluar. Sebelumnya, Assegaf meminta wartawan agar rapih karena Yusril akan gelar konperensi pers.

Hari ini sedianya mantan Menteri Hukum dan HAM akan diperiksa, bersama pemegang saham PT Sarana Rekatama Dinamika Hartono Tanoesoedibyo. Hartono belum menampakkan batang hidungnya. Beredar kabar, Presiden Bhakti Investama terlebih dulu meninggalkan tanah, menuju negeri jiran, Singapura. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini