Laporan wartawan Tribunnnews.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski
dua artis, Cut Tari dan Luna Maya sudah resmi meminta maaf terkait
dengan keduanya, beradegan tidak senonoh atas beredarnya video mesum
dengan vokalis Peterpan, Ariel, namun Presiden SBY tetap meminta kepada
Polri untuk tetap mengedepankan penegakan hukum.
Hal ini dikatakan oleh
Juru Bicara Presiden SBY, Julian Pasha, kepada wartawan di Istana
Negara, Jumat (9/7/2010).
"Sehubungan dengan adanya pernyataan dari
artis Cut Tari yang menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden atas
tayangan video asusila, Presiden telah mendengar pernyataan tersebut,"
kata Julian.
Namun, menurut Julian, Presiden SBY tetap
berkomitmen dalam hal penegakan hukum. "Yaitu, bilamana terbukti ada
yang bersalah di mata hukum maka harus di proses sesuai ketentuan yang
berlaku secara transparan adil dan proporsional," Julian menambahkan.
Akan
tetapi, imbuhnya lagi, bila kedua artis ini tidak terbukti (melanggar
hukum), maka harus tetap di kembalikan harga diri dan nama baik mereka.
Kamis
sore (8/7/2010) kemarin Cut Tari didampingi suami dan pengacaranya, Hotman
Paris menyatakan permintaan maaf kepada Presiden SBY terkait
terungkapnya kasus video porno. Pernyataan maaf juga disampaikan oleh
Luna Maya melalui salah satu televisi swasta.
Kini, keduanya
sudah resmi dijadikan tersangka. Beberapa waktu lalu, Ariel Peterpan
lebih dulu sudah dijadikan tersangka oleh Mabes Polri.
Presiden SBY Tetap Minta Culun Diproses Hukum
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan