Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Keraguan terhadap Darmin Nasution untuk menjadi Gubernur BI
mulai muncul. Keraguan tersebut diakibatkan karena Darmin pernah menjadi
ketua penyusunan Naskah Akademik
Untuk Undang-undang Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Keberadaan
tersebut dinilai anggota DPR RI Darmin sudah melakukan inkonsistensi
karena dengan masuknya darmin menjadi Gubernur BI, ia akan banyak
dimusuhi pegawainya sendiri karena sudah membantu merumuskan UU OJK
"Saya
agak terganggu terutama mengenai OJK, Pada Desember 2005 OJK mulai
dibahas yang diketuai Darmin Nasution, OJK itu sangat ditentang oleh
calon Gubernur BI. Saya hanya agak terganggu saja, bapak yang menelorkan
OJK, apakah bapak mampu mengatasi peselisihan di tubuh BI, karena
bagaimana puan bapak (Darmin) sudah dianggap biang kerok,"jelas Anggota
Komisi XI, Sadar Soebagyo, Rabu (21/7/2010).
Menurutnya ini
sangat krusial karena sebagian besar pejabat BI menentang Naskah
akademik untuk OJK ini. "Ini yang ingin saya pertanyakan,"ujarnya.
Hal
tersebut di perkuat juga anggota Komisi XI lainnya dari fraksi Hanura
Muradi Damansyah, ia mengatakan bahwa dengan sikapnya saat ini Darmin
sudah tidak konsisten disatu sisi dia merancang UU OJK di satu sisi dia
pun akan menjadi Gubenur BI. "Ia sebagai konseptor OJK, tetapi saat jadi
Gubernur BI nanti, ia akan merasa OJK tidak diperlukan, ini akan
menjadi tidak konsisten pendapat pendapatnya," tutur Muradi.
DPR RI Mulai Ragu Dengan Darmin Menjadi Gubernur BI
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Toni Bramantoro
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan