TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari sekian saksi kepolisian
yang dihadirkan dalam sidang terdakwa Kompol Mohd. Arafat Enanie, nama
Brigjen Pol Edmon Ilyas mungkin yang paling ditunggu-tunggu. Sempat
tersiar kabar Edmon tak jadi bersaksi, karena tak terlihat dalam barisan
saksi saat disumpah.
Namun, saksi yang ditunggu-tunggu itu
akhirnya datang juga. Kedatangan Edmon sepertinya tidak mendapat
perhatian banyak dari wartawan karena fokus dengan jalannya sidang. Dari
pantauan Tribunnews.com, Edmon yang siang itu mengenakan kemeja safari
lengan panjang warna cokelat berbincang ringan di ruangan jaksa.
Seperti
diketahui, nama Edmon meroket setelah pencopotannya sebagai Kapolda
Lampung, karena terkait penyalahgunaan wewenang sebagai Direktur II
Ekonomi Khusus Bareskrim Polri. Saat itu dirinya menangani kasus
korupsi, pencucian uang dan penggelapan mantan pegawai pajak golongan
III Gayus Tambunan.
Belakangan merebak, kasus Gayus ditumpangi
rekayasa, atas laporan mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji ke
Satgas. Tak kalah telak, penyidik mendapat kecipratan suap. Penegak
hukum lainnya seperti hakim, jaksa dan pengacaranya juga sama. Setelah
blokir rekening Rp 28 miliar milik Gayus cair.
Dari kesaksian
Arafat dalam sidang kode etik, dan sidang terdakwa sindikasi mafia
pajak, Edmon mendapat cipratan uang dari Gayus lewat tangan Haposan.
Bahkan kesaksian Andi Kosasih menjelaskan dirinya mengirimkan Rp 100
juta ke Sumartini untuk disampaikan ke Edmon.
Arafat juga
menyebut, Edmon dan bawahannya Kombes Pol Pambudi Pamungkas mendapat
uang Rp 100 juta dari tersangka Roberto Santonius, konsultan pajak yang
mengalirkan uang ke rekening Gayus. Uang itu agar Roberto tak jadi
tersangka. Sampai saat ini, Edmon masih menunggu waktu bersaksi.
Brigjen Edmon Akhirnya Datang Juga
Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan