TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi masih belum dapat mengungkapkan
identitas sejumlah saksi kunci yang diperiksa oleh tim gabungan Polda
Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes
Pol Metro Jaya menyanggah bahwa sejumlah saksi terkait dengan
organisasi massa tertentu.
"Tidak ada (ormas) tetapi kita anggap
mereka relevan, relevansinya yang bersangkutan atas kasus yang terjadi,"
ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar di
ruangannya, Jakarta, Selasa (14/09/2010).
Boy mengatakan pihak
kepolisian tidak melihat pelaku atau saksi dari kelompok organisasi
massa namun dari seseorang berbuat apa agar diproses secara hukum.
"Kita
melihat yang mengakibatkan penganiayaan yang dilakukan disana," ujar
Boy.
Ketika ditanyakan terkait kabar adanya delapan orang yang
diduga pelaku, Boy enggan menjawabnya. Dirinya hanya mengatakan publik
diminta menunggu proses penyedikan yang sedang berlangsung. "Nanti akan
diungkapkan," tuturnya.
Sebelumnya Penatua Gereja HKBP Pondok
Timur Indah Asia Lumbantoruan Sihombing ditusuk di bagian kanan perut
saat akan beribadah ke Desa Ciketing, Bekasi Timur. Pendeta Luspida
Simanjuntak yang berusaha membantu Sihombing ikut terkena pukulan dari
pelaku pada hari Minggu (14/09/2010).
Polda Metro: 10 Saksi Tidak Ada dari Ormas
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan