Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco
JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhirnya memutuskan memberikan surat teguran tertulis kepada Direktur Utama Telkom Rinaldi
Firmansyah dan Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno karena
insiden putus teleconference antara Presiden SBY dengan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Edward Aritonang siang tadi mengenai mudik Lebaran.
Menteri BUMN Mustafa Abubakar langsung memanggil Rinaldi dan Sarwoto di kantornya, Jumat (17/9/2010), sore terkait insiden itu.
"Kami memberikan surat teguran tertulis dan ini merupakan tindak lanjut dari teguran Presiden SBY," kata Mustafa.
Rinaldi dan Sarwoto di depan Mustafa memaparkan masalah teleconference
itu. Keduanya tiba di gedung BUMN setelah perjalanan dari Bandung, Jawa
Barat, usai keduanya menghadiri halal bihalal di kantor pusat Bandung.
"Kami meminta untuk terus mendukung kepolisian dalam arus balik Lebaran
sehingga tidak ada kesulitan di polisi karena mereka juga ikut memantau
arus balik," kata Mustafa.
Menurutnya surat teguran kepada Rinaldi dan Sarwoto dilayangkan malam
ini sambil menunggu laporan resmi tertulis dari keduanya untuk
dilaporkan ke presiden pekan depan.
"Kalau dianggap ini ketidakberesan ini kan acara kenegaraan jadi penting. Apalagi ada kepala negara jadi harusnya ekstra hati-hati," kata Mustafa.
Sementara Rinaldi yang dicegat wartawan usai dipanggil Mustafa enggan berkomentar panjang.
"Saya tidak mau ngomong biarkan menteri saja yang bicara," kata dia.
Sebelumnya diberitakan insiden putus telekonferensi terjadi ketika
Presiden berbicara dengan Kapolda Jawa TengahIrjen Edward Aritonang
siang tadi mengenai mudik Lebaran.
Namun di tengah perbincangan mendadak jaringan yang menggunakan
Telkomsesl putus serta gambar yang menayangkan wajah Kapolda stagnan
alias tidak bergerak.
Presiden lalu mempertanyakan keberadaan Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah
dan Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno yang tidak hadir kala
itu.
Langsung saja, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar
meminta penjelasan PT Telkom dan anak usahanya PT Telkomsel menyusul
insiden itu. (*)
Dirut Telkom dan Telkomsel Dapat Surat Teguran
Editor: Tjatur Wisanggeni
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan