Laporan Wartawan Tribunnews.com, Richard Tampubolon
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Ito Sumardi ternyata memberi perhatian serius atas permasalahan penusukan penatua HKBP Pondok Timur Indah, Bekasi, yang terjadi baru-baru ini. Kemarin, ia bertemu langsung dengan perwakilan dari HKBP dan Kontras, serta organisasi lainnya di Bareskrim Mabes Polri.
"Ya, pertemuan kemarin itu bukan hanya dengan orang HKBP saja, tetapi juga dengan orang Kontras. Yang dibahas tentunya tidak jauh dari permasalahan penusukan itu dan bagaimana jemaat HKBP setempat ke depannya," kata jenderal bintang tiga ini kepada Tribunnews.com, Jumat (17/9/2010).
Namun, mantan Kapolda Sumsel ini tidak merinci pembahasan dan hasil pertemuan yang digelar kemarin. Ito hanya menjelaskan bahwa dalam penyelesaian masalah ini, Polri tidak bisa bergerak sendiri dan harus berkoordinasi dengan pemerintah setempat, seperti Pemda Bekasi.
"Itu kan masalah lahan gereja. Itu harus melibatkan pemda setempat. Yang jelas kita dari Bareskrim Polri sudah menerima perwakilan dari HKBP dan Kontras untuk membahas masalah ini," kata Ito mengakhiri pembicaraan.(*)
Ito Sumardi: Lahan Gereja HKBP Harus Libatkan Pemda Bekasi
Editor: Juang Naibaho
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan