News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penusukan Pemuka Agama

Peristiwa Kekerasan Ciketing Perbuatan Biadab

Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pendeta Ny Luspida Simanjuntak yang menjadi korban penganiayaan saat hendak beribadah masih dirawat di ruang ICU RS Mitra keluarga Bekasi Timur, Senin (13/9/2010.

Laporan wartwan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Partai Amanat Nasional (PAN) menganggap bahwa peristiwa kekerasan terhadap pemuka agama jemaat HKBP Ciketing, Bekasi Timur, merupakan perbuatan biadab, melawan hukum, dan berpotinsi merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa yang majemuk.

"Tindakan cepat pemerintah termasuk aparat keamanan untuk merespon dan mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan patut di apresiasi," kata Ketua DPP PAN Bidang Komunikasi Politik, Bima Aria, di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Jumat (17/9/2010).

PAN mengharapkan ke depan presiden dan tokoh-tokoh masyarakat terlibat langsung dalam usaha untuk menguatkan nilai-nilai toleransi dan harmoni antar umat beragama.

Partai berlambang matahari terbit ini mendesak pemerintah untuk mencari akar permasalahan dari berbagai tindakan kekerasan atas nama agama. "Pada prinsipnya PAN mndukung upaya untuk memperkuat amanat konstitusi yang menjamin kebebasn beragama, namun diperlukan suatu instrumen pendukung yang kokoh dan adil agar pada tingkat implementasi tidak menimbulkan disharmoni di masyarakat,"ungkapnya.

PAN memandang bahwa pengiatan kehbhinekaan perlu ditopang suatu landasan aturan hukum yang kuat. "Karena itu PAN memandang bahwa jaminan atas kebebasan menjalankan ibadat harus diletakan dalam hirarki perundang-undangan yang tepat dan tidak menimbulkan kontoversi dalam implementasinya,"katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini