News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bom di Kalimalang

Polda: Sifat Bom Low Eksplosif

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KUMPULKAN BARANG BUKTI - Tim Puslabfor mengumpulkan barang bukti yang tercecer, di halte bis di kawasan Kali Malang, perbatasan Jakarta Timur-Bekasi, Kamis (30/9/2010). Di tempat tersebut terjadi ledakan dari barang-barang kimia, yang diduga akan dijadikan bom bunuh diri. Pelaku berinisial AH, yang membawa barang-barang kimia tersebut, kini dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Laporan Wartawan Tribunnews.com: Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Polda Metro Jaya melalui hasil penyelidikan sementara menyimpulkan bom yang meledak di Kalimalang bersifat low eksplosif. Namun polisi belum dapat mengetahui jenis bom yang dibawa Ahmad bin Abu Ali.

"Bahan yang digunakan bersifat low eksplosif, belum ada yang menyatakan jenisnya mudah-mudahan dalam dua hari," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (01/10/2010).

Boy juga berharap bagi warga yang kenal dengan Ahmad untuk mendatangi kepolisian agar penyidik dapat mengetahu asal-usul pembawa bom itu.  "Identitas (Ahmad) tidak melekat padanya, tidak ada sama sekali," ujarnya lagi.

Sebelumnya, ledakan keras terjadi di depan Pasar Sumber Artha, Pondok Kelapa, Kalimalang, Jakarta Timur. Diduga ledakan diakibatkan bahan peledak rakitan. Menurut informasi dari Polda Metro Jaya ledakan akibat bahan peledak berkomposi karbit, mesiu, paku 5 cm dan paku 7 cm.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Ade Ari Syam mengatakan sejumlah barang bukti telah diamankan. "Barang bukti yang diamankan adalah tali rapiah, paku, sisa handak, bubuk mesiu, karbit, tiga paralon, empat pecahan priuk nasi, dan tas warna hitam," ujarnya kemarin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini