Laporan Tribunnews.com, Adi suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Jamaah Ahmadiyah yang berada di Kampung Cisalada membiarkan begitu saja massa yang menyerang rumah dan fasilitas umum lainnya seperti masjid, sekolah, dan madrasah. Hal tersebut diungkapkan beberapa warga yang ditemui wartawan saat menelusuri rumah-rumah yang rusak diserang massa.
M Yusuf contohnya, ia membiarkan massa merusak rumahnya tanpa melawan sedikit pun.
"Kami tidak melakukan perlawanan, bahkan warga lainnya justru mebiarkan saja karena pemimpin kami menyuruhnya seperti itu. Harus bisa menahan dan tidak boleh membalas," kata Yusuf saat ditemui di rumahnya, Sabtu (2/10/2010).
Begitu juga warga lainnya yang sempat ditemui wartawan, mereka hampir mengatakan sama bahwa mereka tidak balik menyerang saat kampung dan mesjidnya dirusak ratusan massa.
KampungĀ Cisalada, merupakan kampung permukiman jamaah Ahmadiyah dengan jumlah penduduk hampir 700 jiwa dengan jumlah rumah sekitar 200 unit. Kampung ini satu RW dengan dua RT di wilayah desa Cisalada, Bogor.
Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 250 orang merusak dan membakar masjid Masjid At-Taufiq serta 5 rumah di Desa Ciampea Udik, Kabupaten Bogor. Dalam hal ini tak ada korban jiwa. Aksi pengrusakan dan pembakaran tersebut dipicu oleh kabar ada 2 orang warga yang ditusuk, oleh orang yang diduga berasal dari jamaah Ahmadiyah. (*)
Jamaah Ahmadiyah Biarkan Rumah dan Masjid Dibakar Massa
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Iswidodo
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan