News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polisi dan Teroris Baku Tembak di Tebing Tinggi

Pemancing Temukan Mayat Teroris Medan

Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Empat jenazah teroris yang tewas di areal perkebuan sawit di Dolok Masihol, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Sabtu (2/10/2010).

Laporan Wartawan Tribun Medan/Fahrizal Fahmi Daulay

TRIBUNNEWS.COM, DOLOK MASIHOL -
Sesosok mayat ditemukan di Sungai Belutu, Desa Martebing, Dolokmasihol, Serdang Bedagai, Rabu (6/10/2010). Berdasarkan KTP yang ditemukan di lokasi, pria yang telah menjadi mayat itu bernama Muhammad Yusuf (28), warga Belawan. Ia diduga bagian dari kelompok teroris yang melakukan perampokan Bank CIMB Niaga, Medan.

Penemuan mayat berawal saat Boimin (48) atau yang dikenal Ucok Kortuk hendak memancing ikan di Sungai Belutu. Warga Dusun II, Gg Keluarga, Desa Martebing, ini sudah mendapatkan dua ekor ikan Baung sejak memancing pukul 08.30 WIB.

Setelah 30 menit, dia pindah lokasi sejauh 20 meter dekat pepohonan rumbia, di sekitar perkebunan sawit milik warga setempat. Di sekitar pepohonan rumbia itu, Ucok menemukan sesuatu yang mencurigakan. Semakin dekat, ia mencium bau menyengat.

Dia mendekatinya tanpa kecurigaan sedikitpun. Setelah memastikan bahwa itu sesosok mayat, Ucok memberitahukan kepada warga lainnya, sembari berteriak, "ada mayat..ada mayat."

"Warga bilang saya ngawur. Namun kemudian mereka percaya setelah melihat wajah saya yang ketakutan," ungkap Ucok.

Warga yang sudah menyimpan nomor anggota Polsek Dolokmasihol melaporkan temuan tersebut. Pukul 09.30 WIB, petugas mengevakuasi jenazah.

Ciri-ciri mayat berbaju kaos polos warna biru, memakai celana jins warna abu-abu dan jaket warna hitam yang diikatkan di pinggangnya, dan memakai sendal jepit warna biru. Di kepalanya ditemukan empat bekas luka tembakan, dan di saku celananya ada uang Rp 570 ribu.

Selain itu, terselip sebuah pisau yang juga diikat di pinggangnya. Namun, tidak ditemukan senjata api.

Sendal yang dipakai mirip dengan penjelasan Mariana, pemilik kedai ketika segerombolan bersenjata berbelanja sendal, roti dan airĀ  mineral, Sabtu (2/10) pagi di Dusun III Sarang Puah, Desa Doloksagala, Dolokmasihol.

Kuat dugaan, Yusuf merupakan anggota gerombolan bersenjata yang terlibat kontak tembak dengan polisi pada Sabtu (2/10) di Dusun V Pondok Seberang, Desa Martebing. Jarak penemuan mayat hanya sekitar 500 meter dari lokasi baku tembak tembak tersebut. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini