Laporan Wartawan Tribunnews.com: Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi
hingga saat ini belum melihat pelaku bom Kalimalang, Ahmad Bin Abu Ali
terkait anggota jaringan terorisme. Namun pria yang menggunakan sepeda
onthel saat melakukan aksinya itu diduga simpatisan teroris.
Demikian
disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar
usai Salat Jumat di Masjid Al-Kautsar, Jakarta, Jumat (08/10/2010).
"Tidak mengarah ke terorisme mungkin simpatisan," ujarnya.
Boy
juga menyatakan kondisi kejiwaan pelaku tidak mengalami gangguan. Hanya
saja jawaban Ahmad ketika penyidik melakukan pemeriksaan awal masih
sering berubah-ubah.
Melihat bukti serta pemeriksaan awal,
polisi belum menemukan Ahmad terlibat jaringan teroris. "Belum ada
bukti-bukti yang mengaitkan dia terlibat dengan jaringan terorisme,"
imbuhnya.
Polisi juga masih kesulitan mencari asal-usul Ahmad.
Hal ini dikarenakan tidak ada pihak yang mengaku sebagai keluarga dan
menjenguk Ahmad di RS. Polri.
"Mohon bila ada keluarga dari pelaku untuk
memberitahukan kepada kepolisian," ujarnya lagi.
Sebelumnya,
ledakan keras terjadi di depan Pasar Sumber Artha, Pondok Kelapa,
Kalimalang, Jakarta Timur, Kamis (30/10/2010). Diduga ledakan
diakibatkan bahan peledak rakitan.
Menurut informasi dari Polda Metro
Jaya ledakan akibat bahan peledak berkomposi karbit, mesiu, paku 5 cm
dan paku 7 cm. Barang bukti yang diamankan adalah tali rapiah, paku,
sisa handak, bubuk mesiu, karbit, tiga paralon, empat pecahan priuk nasi, dan tas warna hitam.
Polisi Duga Pelaku Bom Simpatisan Teroris
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan